Situasi dan Kondisi di Pakistan Jauh Berbeda dengan di Indonesia

Di Pakistan hampir tidak ada makanan yang dijajakan lewat depan rumah pakai kereta dorong/ motor, seperti di Indonesia (bubur ayam, baso, nasi goreng, sate, tukang sayur keliling, jajanan & banyak lainnya), yang ternyata itu bagian dari keindahan/ kenikmatan yang bisa kita rasakan. Saya rindu mendengar suara2 pedagang keliling itu.

Baca Juga:  Penyerahan Buku Catatan Mimpi Sayyid Muhammad Qasim Kepada Kesultanan Tidore

Kalau pun kita ingin masak masakan Indonesia, ternyata kendalanya adalah tidak semua rempah-rempah/ bumbu yang diperlukan ada di pasar/ swalayan.

Maka saat ini makan nasi goreng & indomie adalah menu utama kami sehari-hari di basecamp. Namun Insya Allah, tidak lama lagi, sudah masuk ke Pakistan, Tim yang istrinya ahli masakan.

Baca Juga:  Tim GAZA Berjalan Kaki Bersama Sayyid Muhammad Qasim di Pakistan

Kalaupun rempah-rempahnya tidak lengkap, minimal bisa mendekati masakan beragam Indonesia. Tim yang akan berangkat dikondisikan dalam bulan ini, kita doakan semoga semua lancar berjalan sesuai rencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Warning: Undefined array key "sfsi_plus_threads_display" in /home/u1563099/public_html/wp-content/plugins/ultimate-social-media-plus/libs/controllers/sfsi_frontpopUp.php on line 259

Enjoy this blog? Please spread the word :)