Sesungguhnya Tugas Manusia Saat ini Adalah Mencari Jalan Kebenaran

Sejak tidak adanya Nabi dan utusan Allahﷻ, sejak manusia lahir di dunia sudah di berikan pemahaman yang menyelisihi ajaran Islam yang murni. Sesungguhnya Tugas Manusia saat ini adalah Mencari Jalan Kebenaran.

Namun meski begitu, ada 2 pegangan yang di tinggalkan Nabi Muhammad ﷺ untuk umat nya agar tidak tersesat. Yaitu Al Qur’an dan hadits. Hanya orang-orang yang berpegang teguh dengan kedua ‘kunci’ tersebut yang akan selamat dan tidak di bersihkan di neraka terlebih dahulu.

Sesungguhnya Ruh manusia di dunia saat ini, sebagian besar menjadi tawanan syetan, karena ketidak tahuan orang tuanya tentang ilmu syar’i yang benar. Sepeninggal Nabi-nabi untusan Allahﷻ Mayoritas manusia di jaman ini mendapatkan ilmu dan pemahaman yang melenceng dari kebenaran tentang Islam.

Meskipun telah di tinggalkan Al Qur’an dan hadits sebagai pegangan untuk melanjutkan perjalanan hidup selanjutnya. Tanpa Khalifah, umat Islam lebih banyak yang tersesat di bandingkan yang masih bertahan di jalan yang lurus karna perbedaan persepsi dalam memahami isi Al Qur’an dan hadist itu sendiri. Hingga pada akhirnya umat Islam terbelah menjadi 72 golongan. Dan hanya satu golongan yang berada di jalan kebenaran, di antara beberapa kesesatan yang di tempuh manusia.

Selain faktor tersebut, ada hal penting yang sudah banyak di tinggalkan, sehingga manusia sulit mengetahui kebenaran yang murni. Yaitu tentang hubungan kekedakatan Ruh kepada Allahﷻ sudah sangat langka dan tidak di prioritaskan di jaman ini.

Sistem yang fitrah untuk mengutamakan kepentingan akhirat di bandingkan dunia kini sudah di ubah agar manusia lebih dominan mengejar dunia. Baik berupa kekayaan, kekuasaan, penampilan fisik dan hal-hal menarik yang berkaitan dengan urusan dunia.

Semua manusia di buat menyibukkan diri untuk mengejar segala sesuatu yang berkaitan dengan hal tersebut, hingga akhirnya mindsite mayoritas orang-orang jaman sekarang meyakini bahwa ‘Harta adalah segalanya’.

Baca Juga:  Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA Part 21

Mereka tidak mengetahui mana kebenaran yang sesungguhnya. Sulit melepaskan diri dari sistem yang menjerat yang sudah di terapkan dalam kehidupan saat ini. Manusia benar-benar tidak sadar dengan ‘penjara’ yang sedang membelenggu mereka. Mereka tidak tahu jalan kebenaran yang seharusnya di perjuangkan.

Namun Allahﷻ Maha baik dan tidak membiarkan manusia terus menerus berada dalam ‘penjajahan’. Dia telah menurunkan utusan untuk umat akhir zaman, agar kembali tersadar. Peringatan dari Allahﷻ melalui utusanNya berpola sama dengan Nabi-nabi sebelumnya, yaitu menghapuskan kesyirikan di muka bumi. Muhammad Qasim bin Abdul Karim adalah utusan yang di maksud.

Melalui mimpi-mimpi yang di dapatkan tentang kejadian akhir zaman tersebut, Allahﷻ berusaha mengingatkan manusia agar bangun dari tidurnya. Kembali ke jalan kebenaran dan keluar dari kesesatan yang sedang di laluinya. Inilah jalan murni yang harus di ikuti agar mencapai keselamatan hingga di akhirat. Yaitu hidup sesuai Al Qur’an dan Sunnah, menjauhi Kesyirikan dan segala bentuknya agar selamat di dunia dan akhirat.

Sudah beberapa tahun Muhammad Qasim dengan bantuan Helper di tugaskan oleh Allahﷻ untuk menyebarkan mimpi-mimpi yang di terimanya tentang kisah akhir zaman yang akan terjadi, namun belum mendapatkan goal dari target yang di harapkan. Yaitu mengajak manusia untuk menjauhi Kesyirikan dan segala bentuknya, agar Rahmat Allahﷻ segera di turunkan.

Selain membantu menyebarkan mimpi benar (mubasyirat) baik yang di terima Muhammad Qasim dan orang-orang mukmin lainnya, tugas Helper adalah membantu menyadarkan umat untuk membangun kesadaran dirinya agar kembali tumbuh dalam mencari kebenaran, bukan hanya mengikuti sistem yang ada.

Semenjak manusia jaman ini di lahirkan ke bumi, ilmu yang di terima sudah tidak murni lagi. Sistem yang di jalani sudah tidak sesuai fitrahnya. Maka dari itulah manusia menganggap yang di lihat dan di jalani ini sudah benar. Itu semua karena dari awal yang di kenalkan adalah pemahaman yang salah, maka mereka menganggap pemahaman yang di terima itu adalah benar.

Baca Juga:  Seruan Allah Agar Umat Percaya Mimpi Qasim dan Megathrust Ancaman Yang Di Tangguhkan

Ketika Ruh sudah terhubung dengan Sang Maha Sempurna, penguasa langit, bumi beserta isinya, manusia akan mengetahui kebenaran yang sesungguhnya. Kebenaran agama yang benar adalah yang di landasi oleh kemurnian Tauhid. Dan saat ini petunjuk dari Allahﷻ hanya melalui mubasyirat karena tidak ada Nabi lagi.

Hancurkan kesyirikan dari sekeliling kita. Jika belum mampu menghancurkan karena kekuatan umat Islam saat ini sangat lemah, jauhi sistem yang rusak tersebut dengan cara menghindari segala sesuatu yang masih banyak di penuhi Kesyirikan dengan beruzlah.

Uzlah adalah cara yang paling tepat untuk menyematkan diri dan agamanya dari penjara syetan. Membebaskan diri dari sistem yang akan membuat manusia akan terus dan selalu di tekan dengan kedzoliman musuh-musuh Allahﷻ.

Membentuk kelompok dengan di dasari kemurnian Tauhid yang murni. Umat Islam bersatu untuk membangun kekuatan besar yang bersumber dari Allahﷻ adalah jalan satu-satunya untuk keluar dari kegelapan menuju cahaya dan kemenangan.

Bangunkan kesadaran diri, bahwa inilah kebenaran yang harus di tegakkan. Kuatkan barisan agar musuh-musuh Islam tidak bisa mendzolimi kita sesuka hatinya.

Ketika kelompok yang di bentuk sudah bersatu dan memiliki kekuatan yang lebih besar dari musuh, keinginan untuk membebaskan saudara-saudara muslim yang sedang terjajah (Palestina) bisa dilakukan dengan mudah, karena ada pertolongan Allahﷻ langsung yang akan mengalahkan sistem ciptaan makhlukNya.

Jika bukan Allahﷻ yang di andalkan, siapa lagi? Bangunlah, bangkitlah dan bersatulah untuk menjemput kemenangan dunia dan akhirat. Laa haula wala Quwwata illa Billah..

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top