Allahﷻ Berfirman dalam Mimpi Muhammad Qasim

Sebagaimana di ketahui Muhammad Qasim adalah pemuda Pakistan keturunan Nabi Muhammad ﷺ yang banyak mendapatkan mimpi bertemu dengan Allahﷻ dan Nabi Muhammad ﷺ hingga ratusan kali.

Allahﷻ Berfirman dalam Mimpi Muhammad Qasim, “Qasim, katakan kepada mereka… Jika mereka tidak kembali kepada-Ku, maka kehancuran yang belum pernah mereka lihat akan menimpa mereka.”

Dajjal sedang bersiap. Fitnah-fitnahnya sudah membakar dunia.
Perang, kebohongan, fitnah, dan kesombongan telah menjadi pakaian manusia.
Tapi… masihkah kau tertidur?

Wahai jiwa… Bangkitlah!

Cukup sudah menjadi budak dunia.
Cukup sudah menjadi penonton kehancuran.

Tegakkan shalatmu sebelum engkau dishalatkan.”
“Kembalilah kepada Allahﷻ sebelum namamu hanya tinggal di batu nisan.”
“Perbaiki tauhidmu. Bersihkan hatimu dari syirik. Bangun perjuanganmu, karena bumi ini sedang menunggu tentara-tentara Allah.”

Baca Juga:  Beberapa Media Memberitakan Secara Berkala serta Mendukung Langkah-langkah Diki Candra Dalam Menyikapi Akhir Zaman

Jangan salah!
Pejuang akhir zaman bukan orang yang sempurna.
Bukan orang yang tanpa dosa.
Tapi mereka adalah orang-orang yang berani bangkit dari kelalaian.

Dalam mimpi Muhammad Qasim, Allahﷻ menunjukkan:

Akan ada sekelompok kecil… yang menjaga tauhid, yang berjalan di atas cahaya, yang menjadi benteng terakhir kebenaran sebelum datangnya Mahdi dan Isa putra Maryam.”

Apakah engkau akan menjadi bagian dari mereka?
Atau… hanya menjadi nama yang dilupakan oleh sejarah?

Bangkitlah. Dunia tidak akan menunggumu. Kematian tidak akan menunggumu.

Jadikan dunia hanya di tanganmu, bukan di hatimu.

Kejarlah rezeki yang halal, tapi jangan lupa… liang lahat sedang menunggu di ujung jalanmu.

Beribadahlah… seolah besok kau sudah tidak bernafas.

Baca Juga:  Mimpi Benar Lebih Otoritatif Dari Pendapat Siapapun

Berjuanglah… seolah kau akan hidup seribu tahun untuk menegakkan kalimat Allah di muka bumi.

Ini bukan sekedar nasihat. Ini adalah panggilan langit… sebelum semuanya terlambat.

Wahai jiwa, jangan kau mati dalam keadaan tidak tahu untuk apa engkau diciptakan.”

Kalau hari ini kau membaca ini, itu bukan kebetulan…
Itu adalah panggilan Allahﷻ untukmu…

Bangkitlah, bentangkan panji La ilaha illallah… sebelum bumi ini ditelan gelapnya fitnah Dajjal…

Kita hanya hidup sekali… Tapi jika hidup ini dipakai untuk Allahﷻ, untuk tauhid, untuk perjuangan… sekali itu saja cukup untuk selamat di dunia dan mulia di akhirat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top