Tema pembahasan kali ini adalah tentang Uzlah & Akhir Zaman: Persiapan Jiwa Sebelum Gelombang Besar. Atau seleksi manusia untuk menghadapi final kehidupan dunia.
Beberapa hamba sedang menjalani uzlah hari ini. Mereka bukan sekadar menjauh dari dunia, tetapi sedang dibentuk untuk menjadi cahaya penerang di tengah gulita zaman. Dalam beberapa mimpi Muhammad Qasim yang diyakini oleh sebagian mukmin sebagai ru’ya shadiqah diperlihatkan bahwa Allahﷻ sedang memilih, menyeleksi, dan menguatkan hamba-Nya untuk menghadapi badai akhir zaman.
Mereka mungkin tidak dikenal manusia, tetapi sedang dibimbing langsung oleh Allahﷻ, sebagaimana disebut dalam firman-Nya:
“Dan bersabarlah kamu bersama orang-orang yang menyeru Rabb mereka di pagi dan petang hari dengan mengharap wajah-Nya.
(QS. Al-Kahfi: 28)
Majelis GAZA adalah salah satu bentuk kebangkitan ruhani. Sebagian dari mereka menjalani tanah uzlah, tempat tersembunyi Persiapan Jiwa Sebelum Gelombang Besar diatur bukan dengan nafsu, tapi dengan syariat dan hikmah. Amir membatasi interaksi dengan dunia. Bahkan HP hanya dibuka seminggu sekali. bukan karena fanatik, tapi demi menjaga fokus ruhani. Ini bentuk “hijrah batin” dari kesibukan menuju keheningan, dari keramaian menuju ketundukan.
Uzlah Adalah Pintu Cahaya
Kata Imam Abu Laits As-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin:
Hati tidak akan bisa melihat kebenaran jika terus disibukkan oleh dunia. Uzlah adalah jalan agar hati kembali jernih, dan ruh kembali segar untuk menyambut ilham dari Allahﷻ.
Mereka yang sabar dalam uzlah hari ini, adalah lentera-lentera kecil yang kelak akan dinyalakan Allahﷻ saat malam kian gelap. Mereka sedang ditajamkan, bukan untuk hidup biasa, tetapi untuk membawa risalah luar biasa.
Karena Allahﷻ telah menjanjikan, bahwa akan muncul para pembawa panji, pejuang kebenaran, yang disiapkan secara diam-diam oleh-Nya sebelum datangnya Al-Mahdi dan turunnya Isa عَلَیهِ السَّلام
Sunyi Bukan Berarti Mati
Wahai jiwa-jiwa yang sedang disunyi-kan…
Wahai yang sedang diuji dalam tanah uzlah…
Teruslah sabar… karena Allahﷻ sedang melihatmu.
Tidaklah kalian bersembunyi, kecuali Allahﷻ sedang mengangkat kalian di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh dunia.
(Atsar dari Imam Hasan al-Bashri)
Dan saat Allahﷻ membuka kembali jalan ke dunia…
Kalian bukan lagi hanya penonton sejarah.
Kalian akan jadi bagian dari penegak janji-Nya.
Kalian adalah manusia pilihan Allahﷻ.




