Translate :

Home / Ekonomi

Minggu, 5 Juni 2022 - 00:01 WIB

Milenial Harus Tahu! Perekonomian Digital akan Terancam

Jika Anda adalah generasi milenial, Anda harus tahu bahwa perekonomian digital sebentar lagi akan terancam.

Manisnya Ekonomi Digital

Ekonomi digital beberapa tahun terakhir menjadi daya dongkrak bagi kalangan milenial utamanya maupun pebisnis pada umumnya untuk melejitkan jangkauan pasar.

Seorang anak kuliahan bisa jajan melimpah. Apa saja yang dia mau walau kerjanya hanya di rumah. Dengan modal gadget dapat memperoleh untung yang wah.

Berbagai aplikasi pun jadi tawaran menggiurkan untuk memperluas jangkauan pasar. Menurut data terbaru, aplikasi Tiktok menempati urutan teratas sebagai aplikasi media sosial pilihan kaum milenial.

Gojek dan berbagai macam pelayanan makin memudahkan kehidupan bermasyarakat. Termasuk pembuatan kartu, visa, pemesanan tiket transportasi umum dan lainnya. Pemerintah pun banyak membuat pelatihan ekonomi digital di mana-mana. Bahkan di masa pandemi, sektor ekonomi digital amat membantu masyarakat mencari penghidupan di tengah pembatasan sosial di mana-mana.

Baca Juga:  Krisis Ekonomi Sri Lanka Sesuai dengan Mimpi Muhammad Qasim

Ancaman Terhadap Ekonomi Digital

Namun, dengan adanya gejolak global dan situasi iklim saat ini yang mengancam ketahanan pangan serta perang nuklir dalam tahun-tahun mendatang, tentu bisnis ini akan terancam. Baik kendala teknologi atau juga huru-hara yang membuat penggunaan aplikasi ini amat berat dilanjutkan. Krisis pangan 2023 misalnya, bisa memicu gejolak yang membuat sistem ini mengalami gangguan.

Saat itu terjadi, maka kehidupan perdagangan atau jual beli secara manual pun menjadi bermasalah. Apalagi perdagangan secara teknologi.

Manusia yang memahami ilmu eskatologi atau mencoba survive akan memilih tinggal di gunung, bertani dan berternak. Kehidupan ekonomi di daerah yang masih aman dijalankan akan bercorak manual. Pastinya, hal ini akan berdampak pada meledaknya pengangguran bagi mereka yang selama ini bermanja pada ekonomi digital saat ini. Para abang gojek misalnya. Paling lambat, mengingat situasi global saat ini akan amat terasa di tahun 2023-2025 yang gangguannya secara otomatis mengguncang penggunaan uang digital seperti crypto dan uang kertas.

Baca Juga:  Imunitas Natural Solusi Covid-19 dan Pertumbuhan Ekonomi

Tanpa terasa, kita sudah lumayan lama menikmati berkah ekonomi digital bagi lompatan taraf ekonomi dan pekerjaan kita. Namun, bulan madu masa ekonomi digital akan segera berakhir. Yang tidak antisipatif akan ikut dalam kepanikan luar biasa secara massal. Utamanya cara survive seperti saat belum merasakan kecanggihan ekonomi digital. Misalnya para abang gojek yang selama ini berjuang mencari nafkah di kota-kota, bagaimana kalau tiba-tiba ada gangguan? Sepertinya tak menutup kemungkinan bahwa kerusuhan di kota-kota akan terjadi seperti Mei 1998. Bisa jadi lebih ganas lagi. Sudahkah Anda mempersiapkan diri? Di negara lain, hal ini sudah terjadi.

Cek beritanya di sini :

Sri Lanka Huru Hara Krisis Ekonomi Pemerintah Serukan “Tembak di Tempat”

Penulis: Abdullah Amas

Baca Juga

Ekonomi

Pekerja Indonesia Jadi Penyelamat Malaysia

Ekonomi

Krisis Ekonomi Sri Lanka Sesuai dengan Mimpi Muhammad Qasim

Daily Gaza

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur Hamdan Percaya Mimpi Muhammad Qasim tentang Krisis Pangan

Ekonomi

Cawapres Harus Sosok Millenial dan Bisa Bantu Atasi Dampak Krisis Global

Ekonomi

Imunitas Natural Solusi Covid-19 dan Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi

Gawat! Ujung 2022 atau Awal 2023 NKRI Krisis Pangan?