Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA – Seri ke 39

Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA – Seri ke 39.

》 *MELIHAT SECARA KASAF (BUKAN MIMPI) HAMPIR SEMUA ORANG YANG DI TANAH UZLAH MUKANYA BERCAHAYA*
》 *SIAPA YANG BISA MELIHAT? MUNGKINKAH ITU TERJADI* ?
》 *DIKUTIP 3 PENGAKUAN DARI 6 ORANG YANG BERSAKSI*

IBRAH : CAHAYA YANG TIDAK DIMINTA.

Ada tanda-tanda dari Allah yang tidak pernah diminta, tidak dikejar, dan bahkan sering tidak disadari oleh pemiliknya. Ia datang diam-diam, terlihat oleh sebagian orang, lalu hilang tanpa meninggalkan hak untuk dibanggakan.

Fenomena wajah yang tampak bersih dan bercahaya bukanlah tujuan dari iman, melainkan jejak yang terkadang ditinggalkan oleh keikhlasan. In shaa Allah.

CATATAN AWAL.

Sejak sekitar satu tahun yang lalu, saya (Diki Candra) beberapa kali menerima pengakuan dari sejumlah orang yang menyatakan melihat sebagian rombongan dari Tanah Uzlah tampak bercahaya.

Pada awalnya, pengakuan tersebut tidak saya beri perhatian khusus dan cenderung saya abaikan, karena saya menilainya sebagai pengalaman personal yang mungkin bersifat subjektif.

Namun, seiring waktu, jumlah orang yang menyampaikan pengakuan serupa bertambah. Hingga saat ini, terdapat setidaknya lima orang berbeda yang secara terpisah menyampaikan kepada saya —secara langsung— bahwa mereka melihat atau merasakan kehadiran cahaya pada wajah orang-orang yang kini tinggal di Tanah Uzlah.

Pengalaman tersebut mereka sampaikan dengan rasa takjub, dan yang penting untuk dicatat: terjadi dalam keadaan sadar, bukan dalam mimpi.

Pengamatan tersebut tidak hanya terjadi saat berada di lingkungan Tanah Uzlah, tetapi juga pada beberapa kesempatan kegiatan yang berlangsung di luar Tanah Uzlah.

Kesaksian ini datang dari para helper yang saya kenal secara pribadi, dan yang selama ini dikenal sebagai orang-orang yang berusaha menjaga kejujuran, kebaikan akhlak, semangat perjuangan, kedermawanan dalam sedekah, serta konsistensi dalam ibadah —sejauh yang dapat diketahui secara lahiriah (insya’ Allah).

Setelah menelaah kembali berbagai rujukan keislaman, saya mendapati bahwa fenomena wajah yang tampak bersih, berseri, atau bercahaya bukanlah khurafat dan bukan pula mitos dalam tradisi Islam.

Dalam literatur keislaman dijelaskan bahwa iman dan ketaatan dapat meninggalkan bekas lahir, termasuk pada ekspresi dan wajah seseorang.

Dalam batas-batas tertentu, Allah dapat memperlihatkan tanda-tanda semacam ini kepada sebagian hamba-Nya, bukan sebagai legitimasi atau keistimewaan mutlak, melainkan sebagai isyarat kebaikan, agar baik yang melihat maupun yang dilihat semakin terdorong untuk bersyukur, merendahkan diri, dan kembali menguatkan hubungan dengan Allah.

*CONTOH 3 ORANG DARI 6 ORANG, YANG MENGAKU DEMIKIAN.*

1). Terjadi saat acara seminar di Jakarta :

Asslamualaikum.

Maaf kang, saya cuma mau cerita saja kang, karena ke ingetan terus sampai sekarang.

Waktu acara kemarin saya lihat wajah warga bukit lebah kok bersih dan mengeluarkan cahaya ya kang.

Ada beberapa sih yg biasa saja wajahnya (tidak nengeluarkan cahaya).

Maksud saya wajah aslinya tidak berubah.

Tapi yg mengeluarkan cahaya jelas banget kang.

Yg mengeluarkan cahaya (saya -diki- sensor namanya) :
1. Fulan
2. Fulan
3. Fulan
4. Anak mudanya (yang pakai tanda panitia) semuanya kang.
5. Fulan
6. Fulan
7. Fulan
8. Ibu2 nya (hampir) bersih2 semuanya (walaupun pakai cadar, tetap terlihat bercahaya).
9. Banyak kang hampir semuanya.

Baca Juga:  Tiga Nama Penyelamat Umat di Akhir Zaman

Saya melihat bener2 mukanya bersih dan bersinar.

Tapi ini nyata lho kang bukan mimpi.

Jujur saja kang sampai sekarang saya masih inget saja, asal memandang beliau2 dari bukit lebah kok bercahaya ya.

2). Kesaksian yang ke dua & ke tiga :

Lihat lampiran dalam bentuk sreanshot.

*PEMBAHASAN*.

Kasaf (كشف) berarti tersingkap / terbuka tabir dalam keadaan sadar, bukan sedang tidur.

Kita kaji apakah fenomena wajah bercahaya saat sadar (bukan mimpi) itu mungkin terjadi dan bagaimana posisi syariat menilainya.

1️⃣ DALIL AL-QUR’AN: WAJAH YANG BERSINAR ITU NYATA, BUKAN MITOS

Dalam QS. Al-Hadīd: 12;

يَوْمَ تَرَى الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ يَسْعَىٰ نُورُهُم بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ
“Pada hari ketika engkau melihat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, cahaya mereka berjalan di hadapan dan di sebelah kanan mereka.”

Catatan penting ulama :

Ayat ini tidak mengatakan cahaya itu baru ada di akhirat, tetapi ditampakkan secara sempurna di akhirat.

Ulama menjelaskan: asal cahayanya sudah ada sejak di dunia, sebagai nur iman.

QS. Al-Qiyāmah: 22–23 ;

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ
“Wajah-wajah pada hari itu berseri-seri, memandang kepada Rabb-nya.”

Wajah berseri (ناضرة) adalah sifat iman, bukan efek kosmetik.

2️⃣ HADITS SAHIH: IMAN MENINGGALKAN BEKAS FISIK.

Hadits Muttafaq ‘Alaih : Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan wajah, tangan, dan kaki mereka bercahaya karena bekas wudhu.
(Shahih al-Bukhari no. 136, Shahih Muslim no. 246)

Poin krusial :

Bekas wudhu adalah ibadah dunia, tapi cahayanya muncul nyata.

Ini bukti :
Amal ruhani bisa memancarkan cahaya jasmani.

3️⃣ PENJELASAN ULAMA BESAR (KITAB + BAHASA ASLI).

Ibnu Taimiyyah – Majmū‘ al-Fatāwā

Majmu’ al-Fatawa, jilid 11. Cetakan: Dar al-Wafā’, Riyadh

إِنَّ لِلْإِيمَانِ نُورًا فِي الْقَلْبِ وَنُورًا فِي الْوَجْهِ
Sesungguhnya iman itu memiliki cahaya di dalam hati dan cahaya pada wajah.

Ini pernyataan literal, bukan majaz.

Ibnu Qayyim – Madārij as-Sālikīn. Madarij as-Salikin, jilid 2. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Beirut.

وَالنُّورُ يَظْهَرُ عَلَى الْوَجْهِ بِحَسَبِ مَا فِي الْقَلْبِ
Cahaya tampak pada wajah sesuai dengan apa yang ada di dalam hati.

Artinya,
– Bukan semua orang bercahaya sama.
– Ada yang jelas, ada yang samar, ada yang tidak tampak.

Imam an-Nawawi. Syarah Shahih Muslim. Cetakan: Dar Ihyā’ at-Turāth.

Artinya : Bekas ketaatan bisa terlihat secara lahir meski tidak selalu disadari pemiliknya.

4️⃣ APA YANG ANDA LIHAT: BISAKAH TERJADI SAAT SADAR?

a. YA, BISA TERJADI.
b. Dan tidak otomatis mimpi, khayalan, atau delusi, SELAMA:

– Terjadi saat sadar.
– Tidak disertai klaim kenabian / kewalian.
– Tidak diikuti vonis “pasti suci”.
– Tidak dijadikan dalil hukum / baiat / legitimasi.

Dalam kitab-kitab tasawuf Ahlus Sunnah, ini disebut:
“athar an-nur” (bekas cahaya iman).

5️⃣ KAIDAH ISLAM: BATAS AMAN MENILAINYA.

Kaidah Ulama
الكرامة لا يُبنى عليها حكم
Karamah tidak boleh dijadikan dasar hukum.

Artinya:
– Tidak boleh dijadikan bukti siapa paling mulia.
– Tidak boleh jadi legitimasi kepemimpinan.
– Boleh sebagai tanda pribadi & penguat iman bagi kita atau kelompok perjuangan.

6️⃣ KENAPA TIDAK SEMUA WAJAH BERCERAHAYA?.

Ibnu Qayyim menjelaskan sebabnya:

Baca Juga:  Diki Candra Siap Hadapi Tuntutan Advocat Murid Abah Aos

– Tingkat keikhlasan berbeda.
– Kebersihan hati berbeda.
– Waktu dan kondisi ruhani berbeda.
– Allah menampakkan kepada siapa yang Dia kehendaki.

Maka wajar:
“Ada yang jelas, ada yang biasa saja”.

7️⃣ SESUAI KEHENDAK ALLAH, SIAPA SAJA YANG BISA MELIHAT SESEORANG ITU BERCAHAYA?

a. Dalam Islam tidak semua “melihat” itu mata biasa. Ulama membagi alat persepsi menjadi tiga :
– Baṣar (بصر) → penglihatan mata.
– Baṣīrah (بصيرة) → penglihatan hati.
– Nūr Ilāhī → cahaya dari Allah (bukan milik manusia)

Fenomena ini bukan baṣar murni, tapi juga bukan wahyu.

b. DALIL AL-QUR’AN: ADA “PENGLIHATAN HATI”

QS. Al-Ḥajj: 46;

فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَـٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ
“Sesungguhnya bukan mata yang buta, tetapi yang buta adalah hati yang di dalam dada.”

Kaidah penting dari ayat ini :

Hati bisa melihat dan bisa buta, terpisah dari mata.

Artinya, ada orang bermata normal tapi hatinya tidak melihat apa-apa.

c. HADITS SAHIH: FIRASAT ORANG BERIMAN.

اتَّقُوا فِرَاسَةَ الْمُؤْمِنِ فَإِنَّهُ يَنْظُرُ بِنُورِ اللَّهِ
Takutlah kalian terhadap firasat seorang mukmin, karena ia melihat dengan cahaya dari Allah.
(at-Tirmidzi no. 3127). Dinilai hasan oleh banyak ulama.

Perhatikan redaksinya :
– Tidak berkata “melihat ghaib”.
– Tidak berkata “mengetahui rahasia”.
– melihat dengan cahaya dari Allah.

Jadi bukan kemampuan permanen, tapi pemberian (wahbi).

d. Pendapat Ulama :

Ibnu Qayyim – Madārij as-Sālikīn

Madarij as-Salikin, jilid 2. Cetakan: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, Beirut.

وَالْفِرَاسَةُ نُورٌ يُقْذَفُ فِي الْقَلْبِ يَفْرِقُ بِهِ بَيْنَ الْحَقِّ وَالْبَاطِلِ
Firasat adalah cahaya yang dilemparkan ke dalam hati, dengannya seseorang dapat membedakan antara kebenaran dan kebatilan.

Catatan penting:
– Cahaya dilemparkan (bukan diusahakan)
– Tidak selalu aktif
– Bisa ada → bisa hilang.

Ibnu Taimiyyah – Majmū‘ al-Fatāwā. Majmu’ al-Fatawa, jilid 11. Cetakan: Dar al-Wafā’, Riyadh.

وَالْفِرَاسَةُ الصَّادِقَةُ سَبَبُهَا نُورُ الْإِيمَانِ
Firasat yang benar sebabnya adalah cahaya iman.

– Bukan latihan kebatinan.
– Bukan wirid khusus.
– Bukan garis keturunan

ALHAMDULILLAH, DALAM BEBERAPA MIMPI PUN, BANYAK PENDUDUK TANAH UZLAH GAZA, SUDAH BERCAHAYA. AAMIIN.

8️⃣ KESIMPULAN.

– Fenomena yang Anda saksikan BISA TERJADI.
– Dibenarkan oleh Qur’an, Hadits, dan ulama Ahlus Sunnah.
– TIDAK BOLEH dijadikan klaim keistimewaan absolut.
– TIDAK otomatis berarti wali atau maksum.

Sikap paling selamat menurut ulama:
– Disyukuri,
– disimpan,
– tidak diumumkan sebagai hujjah atau untuk pamer.
– jika dipublikasi untuk tujuan memperkokoh keyakinan dalam perjuangan.

ALHAMDULILLAH.

Walahu’alam.

MAJELIS GAZA
(Diki Candra)
23 Januari 2026

—————————–

▪️Layanan Hotlinei : +6287761330062
▪️Gabung ke Grup Whatsapp Majelis GAZA ;
https://linktr.ee/gaza_id
▪️ Portal Berita Harian ;
https://gazadreamsqasim.com/
▪️ Channel Youtube :
1). GAZA-TV ;
https://youtube.com/@GazaTv_id
2). PERPUSTAKAAN BERITA LANGIT ;
https://youtube.com/@PerpustakaanBeritaLangit
3). GAZA NUSANTARA ;
https://youtube.com/@Gaza_Nusantara
4). GAZA INSTITUT ;
https://youtube.com/@Gaza_Institut
5). GAZA YOUTH ; https://youtube.com/@GAZAYOUTHOFFICIAL
6). KULTUM AKHIR ZAMAN; https://youtube.com/@kultumakhirzaman
7). QASIM DREAMS ;
https://youtube.com/@sayyidqasimdreams2780.
▪️ FAN FAGE;
https://web.facebook.com/gerakanakhirzamanofficial
▪️ TIKTOK;

@gazatv_official


▪️ INSTAGRAM ;
https://www.instagram.com/gerakanakhirzaman/
▪️ TWITTER ; https://twitter.com/gazadreamsqasim
▪️ SCACK VIDEO ; https://sck.io/u/@gerakanakhirza/
▪️ Lahtube ;
https://www.lahtube.com/@gerakanakhirzaman

MAJELIS GAZA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top