Translate :

Home / Uncategorized

Rabu, 5 Juni 2024 - 23:29 WIB

Kelompok Yang Berani Memerangi Dajjal

Group of business workers standing with hands together at the offic

Group of business workers standing with hands together at the offic

Berbagai macam peristiwa dan kejadian akan terjadi di akhir zaman, diantaranya yaitu akan hadirnya Thoifah Mansurah yaitu Kelompok Yang Di tolong Allah ﷻ.Mereka adalah Kelompok yang paling berani memerangi dajjal, kelompok pemegang panji hitam, serta kelompok Ahli Ash-habul Kahfi.
Lantas, siapakah mereka dan sama-kah mereka? serta bagaimana ciri-cirinya?

Thoifah Almansurah merupakan kelompok yang Allahﷻ janjikan di akhir zaman dalam rangka berjuang menegakkan kebenaran Islam,yang mungkin lebih dikenal dengan sebutan kelompok pemegang Panji Hitam.
Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim, disebutkan bahwa kelompok Thoifah Al-mansurah ini senantiasa berjuang di atas kebenaran. Mereka meraih kemenangan atas orang-orang yang memeranginya,Sampai akhirnya kelompok terakhir dari mereka akan memerangi Dajjal.
Dari riwayat ini jelas dikatakan bahwa kelompok Thoifah Al-mansurah ini adalah mereka yang bergabung dengan Al Mahdi, berani berhadapan dengan Dajjal dan pengikutnya.

Sedangkan ciri-ciri Kelompok ini yaitu bersuara lantang, melawan, menentang Dajjal dan juga kelompoknya.
Bahkan, di dalam hadits tentang Fitnah Duhaima, di jelaskan bahwa orang yang tidak bersama AlMahdi disebut sebagai kelompok munafik. Sedangkan realita umat saat ini, justru menolak keberadaan AlMahdi itu sendiri.

Padahal bagi kami(Majelis GAZA) sudah sangat jelas bahwa Al Mahdi itu adalah Muhammad Qasim bin Abdul Karim, dalam arti belum menjadi Imam Mahdi,dan hanya sebatas mendapat petunjuk saja.
dengan kata lain, baru menyampaikan mimpinya sesuai petunjuk Allahﷻ.

sebagaimana didalam mimpinya Allahﷻ berkata kepada Muhammad Qasim untuk menyebarkan mimpinya pada tahun 2014 lalu;
“Qasim sebarkan mimpimu”.

Adapun Muhammad Qasim sendiri, saat ini belum memimpin umat, Sehingga statusnya masih menjadi Al Mahdi, yaitu orang yang mendapat petunjuk dari mimpi-mimpi nya untuk di sebarkan kepada manusia.
Perilakunya masih sama seperti manusia lainnya,yang kadang masih melakukan dosa.
Namun perlu di ketahui, Tauhid Muhammad Qasim sudah di bentuk sejak umur 5tahun dalam asuhan Nabi Muhammadﷺ (dalam mimpi).
Sebagaimana diketahui Muhammad Qasim telah mimpi bertemu Allohﷻ lebih dari 500kalo, dan Nabi Muhammadﷺ lebih dari 300 kali. Dan Allahﷻ mengatakan kepada Muhammad Qasim dalam satu mimpinya,kenapa Dia (Allohﷻ) selalu menolongnya (Muhammad Qasim)?
Karena Muhammad Qasim telah mentauhidkan Allohﷻ (tidak pernah menyekutukan Allahﷻ dengan apapun).

Berbagai respon dan reaksi umatpun berbeda-beda, realita saat ini menunjukkan, hanya sedikit yang percaya kepada Al Mahdi. Bahkan kemungkinan besar, setelah terjadinya pembaiatanpun justru jumlahnya hanya sedikit. Dan yang lebih dikhawatirkan, dalam sebuah hadits tentang fitnah duhaima, justru mereka itu adalah kelompok munafik yang tidak percaya dengan Almahdi yang akan melawan Dajjal.

Baca Juga:  Dekat Dengan Almahdi Besar Ujiannya

Sosok dajjal sendiri, merupakan sosok yang “Out Of The Box” (berpikir dari sudut pandang yang lain sehingga berbeda dengan kebanyakan orang).
Dikarenakan petunjuk mimpi Muhammad Qasim, kita(Majelis GAZA) menjadi tahu bahwa Dajjal itu ternyata seorang Muslim dan Alim, Yakni orang yang berilmu dan memahami agama layaknya iblis yang alim, namun disebabkan karena kesombongan, akhirnya iblis menjadi sosok yang celaka dan dilaknat Allahﷻ.

Sosok dajjal sendiri dapat terungkap, berdasarkan kepada petunjuk mubasyirot. karena kalau hanya berdasarkan kepada teks-teks Hadits saja, justru akan menghasilkan perbedaan pendapat yang sangat beragam. Antara pendapat yang satu dengan yang lain.
Oleh karena itu, rujukan terakhir adalah mimpi petunjuk atau mubasyirot.
karena mimpi merupakan bagian dari kabar gembira dan petunjuk, satu-satunya petunjuk dari Allahﷻ, yang Allahﷻ sisakan kepada umat akhir zaman setelah terputusnya kenabian. Artinya setelah Nabi tidak ada lagi wahyu, kecuali hanya satu petunjuk dari Allah yaitu dalam bentuk mimpi.

Diantara salah satu mimpi Muhammad Qasim, beliau memimpikan bahwa, yang akan membantu membebaskan Jazirah Arab dan akan membantu membangun Islam yang sesungguhnya sesuai dengan Islam di zaman Nabi Muhammadﷺ adalah Indonesia dan Malaysia.

Bagaimana mungkin Indonesia yang berkiblat ke Barat, bersahabat dengan negara-negara Barat, bahkan lulusan militernya-pun banyak dari negara Barat, secara tiba-tiba dalam waktu sekejap, yakni kurang lebih 4 tahun kedepan akan berubah haluan? tentunya ini akan sangat sulit sekali, Kecuali dengan pertolongan Allahﷻ. Atau mungkin nanti akan ada suatu peristiwa besar yang membuat rakyatnya terpaksa dan memaksakan diri untuk bergabung dengan kebenaran.

Jadi memang harus ada yang berkuasa di Indonesia yang berpihak kepada Al Mahdi, berpihak kepada agama Allahﷻ.
Bahkan saat ini, Banyak tokoh-tokoh agama, seperti beberapa ulama khususnya dari indonesia dan malaysia yang berpendapat bahwa yang di sebut dengan Bani Tamim itu sendiri tiada lain adalah bangsa melayu. Dan hal ini, justru sejalan dengan mubasyirot Muhammad Qasim yang diperlihatkan tentang tanah melayu khususnya indonesia, malaysia dan brunei akan bergabung dengan pakistan untuk membebaskan jazirah arab hingga akhirnya sampai ke pembebasan palestina.

Dalam mimpi Muhammad Qasim ada disebutkan Panji Hitam.
Panji hitam dalam mimpi Muhammad Qasim dilambangkan dengan 3.000 jet tempur. Artinya siapapun kelompok yang membantu Al Mahdi pasti membawa panji-panji hitam. Simbol hitam itu merupakan salah satu warna yang di sukai Rasulullahﷻ.
Dan Orang-orang yang akan bergabung menjadi satu bagian di Pakistan nanti termasuk kelompok dari Bani Tamim.

Baca Juga:  Siapakah Dajjal? Dimana Dajjal Berada? Kapan dia Akan Muncul? Pelajari Secara Lengkap

Rasulullah bersabda;
“sesungguhnya ketika zahir Al Mahdi ada dan orang-orang mengatakan mengatakan inilah AlMahdi, inilah Al Mahdi. Menyuruhlah malaikat di atas kepalanya kemudian yang pertama muncul adalah sejumlah pasukan Badar.Dan mereka mengutus kepadanya tentara-tentara yang berlambangkan Panji Hitam lalu mereka menuju Syam. Allahﷻ mengutus kepadanya 3.000 malaikat dan ahli Ashabul Kahfi di antara para pembantunya”.

Nantipun ketika perang dengan Barat dan sekutunya melawan 80 bendera, dikatakan disini Panji Hitam dibantu oleh 3.000 jet tempur dan dibantu oleh ahli Ashabul Kahfi (bukan Ashabul Kahfi yang dulu lalu bangkit lagi).

Ashabul Kahfi yang di maksud adalah orang-orang yang sudah memutuskan hidup menjauh dari kota, menjauh dari kehidupan maksiat hanya untuk menyalamatkan agama dan memilih untuk uzlah ke gunung-gunung.

Thoifah Almansurah akan selalu ada dalam setiap generasi,Namun generasi terakhir itu adalah mereka yang disebut oleh orang-orang yang memegang Panji Hitam. artinya bisa simbol, bisa juga bendera.
Semua ciri-ciri yang sudah dinubuwahkan oleh Nabi Muhammadﷺ bisa dilihat semakin nyata.

banyak ditemukan hadist yang memberikan isyarat bahwa Dajjal itu memang seorang tokoh Muslim dan Alim. Hati-hati bahwa Dajjal ini akan di dukung oleh para tokoh agama yang tentu sepaemahaman dengan Dajjal, khususnya mereka yang mempertahankan perilaku yang berbau syirik dan perilaku yang justru menghancurkan Din dan Tauhid yang murni dari Allahﷻ.

Lihat saja siapa saja kelompok-kelompok di akhir zaman ini yang menjadi pengikut Dajjal?
Mereka adalah tokoh-tokoh agama yang sepememahan dengan Dajjal yang berpotensi menjadi pengikut Dajjal. Karena Dajjal adalah orang yang memiliki tujuan untuk di pertuhankan,Nanti akan telihat kelompok mana saja yang justru sepemahaman dengan Dajjal. Yaitu orang-orang yang merasa ingin di agungkan (mirip seperti di pertuhankan).
Sebagai contohnya,para santrinya ketika bersalaman harus sungke untuk mencium tangannya dan yang semisalnya.

Thoifah Almansur ini yang dijanjikan oleh Allah ﷻ adalah kelompok terakhir yang akan berjuang dengan Al Mahdi di mana parameter kebenaran terhadap kelompok ini ada dua.

Yang pertama adalah mereka pasti sudah bergabung dengan Al Mahdi, sudah mengusung AlMahdi, sudah memiliki Al Mahdi, sudah mensiarkan apa yang disampaikan Al Mahdi.

Yang kedua mereka berani melawan, berani menzahirkan tentang Dajjal dan juga siap pada saatnya nanti untuk berperang dengan Dajjal.

Baca Juga

Uncategorized

Mereka Meminta Kebaikan Namun Tidak Diberi

Uncategorized

LPPI Tabayyunlah Soal MQ Ke Dialog Terbuka Di Dewan Dakwah Pagi Ini

Incident

Kekacauan di Pakistan dalam Mimpi Muhammad Qasim Pertanda Puncak Akhir Zaman

Uncategorized

Maraknya Prostitusi (Perzinaan) Sebagai Tanda Akhir Zaman

Daily Gaza

Penyerahan Buku Mimpi Muhammad Qasim kepada Ustadz Puji Pekalongan

Uncategorized

Jadilah Agen Perubahan Laksana Para Sahabat Nabi

Uncategorized

Perlunya Di Bentuk Undang – Undang Anti Syirik

Uncategorized

Tradisi Menyambut Ramadhan Dan Perang Dunia Ke Tiga Di Bandung