Tanda diutusnya Al-Mahdi, Banyaknya Gempa & Perselisihan Manusia

Salah satu tanda diutusnya Al-Mahdi yang ditegaskan dalam hadist akhir zaman adalah maraknya gempa & perselisihan manusia. Fenomena ini bukan sekadar peristiwa alam atau konflik sosial biasa, tetapi isyarat zaman yang menunjukkan ketidakstabilan dunia menjelang perubahan besar. Namun ironisnya, banyak manusia bahkan dari kalangan ulama lalai menyadari tanda ini karena mereduksinya sebagai kejadian historis yang berulang, tanpa mengaitkannya dengan peringatan Rasulullah ﷺ.

 

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

«أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ، يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنَ النَّاسِ

Abu Sa‘id Al-Khudri رضي الله عنه berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku menyampaikan kabar gembira kepada kalian tentang Al-Mahdi. Ia akan diutus di tengah umatku ketika terjadi perselisihan di antara manusia dan banyak gempa bumi.” (HR.Ahmad, Abu Daud)

Berdasarkan Data BMKG, sejak 2013 terjadi tren peningkatan aktivitas gempa bumi di Indonesia. Pada tahun tersebut terjadi 4.234, kemudian freakuensi gempa  bumi meningkat rata-rata kejadian 4.000-5.000 kali, lalu meningkat 7.000 kali setahun kemudian. Setelah itu, melonjak sebanyak 11.920 kali gempa pada 2018. Frekuensi kejadian gempa bumi setiap tahun di Indonesia terus semakin meningkat, hingga 11 ribu kali setiap tahunnya diatas 2020. Terakhir, BMKG mencatat Indonesia Mengalami 43.439 Gempa Selama 2025.

Baca Juga:  Ulama Indonesia Memperhatikan Mimpi Muhammad Qasim

sumber : https://www.pilar.id/sejak-2013-aktivitas-gempa-meningkat-wilayah-ini-dianggap-paling-aman/

https://damkar.bandaacehkota.go.id/2020/07/18/bmkg-aktivitas-gempa-di-indonesia-naik-11-ribu-kali-tiap-tahun/

Disisi lain, geopolitik dunia mengalami eskalasi ketegangan yang signifikan dan terus memanas sejak tahun 2014, menandai berakhirnya era pasca-Perang Dingin yang relatif stabil dan memasuki era persaingan kekuatan besar (great power competition) yang tajam. Seperti contoh Tindakan Rusia mengambil alih Krimea dari Ukraina pada awal 2014 memicu krisis hubungan Rusia dengan AS, NATO, dan Uni Eropa.

sumber : https://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-dinamika-global/article/download/1887/453/

Fakta & Korelasi Terhadap Muhammad Qasim & Mimpinya

“Bulan April 2014, Allah berkata untuk pertama kalinya: “Qasim, ceritakan mimpimu ke seluruh dunia; Aku ingin semua orang tahu siapa dirimu”, Allah dan Nabi Terakhir Muhammad mulai memberitahuku melalui mimpi untuk berbagi mimpiku kepada semua orang. Sejak saat itu aku mulai membagikan mimpiku dengan anggota keluarga, teman, dan beberapa orang lain. Aku juga membagikan mimpiku melalui email ke Situs Resmi Angkatan Darat Pakistan, Situs Pemerintah Pakistan, tokoh-tokoh terkemuka, dan situs Web Resmi Negara-negara Islam lainnya. Tapi sepertinya tidak ada yang percaya padaku atau mimpiku.” (Mimpi Muhammad Qasim; web-pdf)

“September 2015, Allah bertanya kepadaku “Qasim, sudahkah para muslim mempercayaimu?” Aku berkata kepada-Nya “Tidak. Hanya beberapa orang yang telah mempercayaiku. Selain mereka, tiada satu orang pun yang telah mempercayaiku.”

Kemudian Allah berfirman “Qasim, bila mereka tidak percaya, Maka Aku akan mengguncang mereka dengan keras. Dan Aku akan membuat mereka bertempur satu dengan lainnya. Dan selama mereka tidak mempercayaimu, mereka akan senantiasa bertempur seperti itu.” (Mimpi Muhammad Qasim; web-pdf)

Baca Juga:  Umur Dunia 7000 tahun, Umat Islam memasuki 18 tahun terakhir, apakah Mujaddid Terakhir waktunya muncul?

Pada tahun 2014, Allah mengutus Muhammad Qasim untuk pertama kalinya yaitu untuk membagikan semua mimpi-mimpi petunjuknya kepada semua orang. Tapi hal itu memang tidak semudah yang dibayangkan, Muhammad Qasim justru banyak ditertawakan dan mendapatkan banyak penolakan. Karena hal ini, Allah akan menurunkan peringatan azabnya berupa keguncangan (gempa) dan berperang satu sama lain.

Kesimpulan:

Peningkatan frekuensi gempa dan meluasnya perselisihan manusia secara global sejak 2014 bukanlah fenomena biasa, melainkan tanda bahwa Al-Mahdi sudah diutus untuk menyampaikan risalahnya kepada umat. Tanda-tanda ini hadir sebagai peringatan dan pemisah antara yang mau menerima petunjuk dan yang memilih menolaknya. Ketika mayoritas umat mengabaikan, menertawakan, atau menolak isyarat yang telah Allah tampakkan secara nyata, maka sunnatullah tidak berubah, peringatan akan diikuti oleh azab yang lebih keras. Sejarah umat-umat terdahulu telah membuktikan bahwa penolakan terhadap petunjuk selalu berujung pada hukuman, dan akhir zaman tidak menjadi pengecualian dari sifat sejarah yang terus berulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)