Ciri Fisik Imam Mahdi Sesuai Hadist, Atsar & Kitab Ulama

Perlu diketahui bahwa dalam hadist marfu’(perkataan Rasulullah ﷺ), penjelasan tentang ciri fisik Al-Mahdi sangat terbatas. Maka dari itu tidak ada salahnya jika kita juga mengkaji menelitih atsar para sahabat Nabi maupun para tabiin yang sudah termaktub dalam kitab-kitab ulama klasik.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

الْمَهْدِيُّ مِنِّي، أَجْلَى الْجَبِينِ، أَقْنَى الْأَنْفِ، يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا، كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

Dari Abu Sa‘id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda: “Al-Mahdi itu dariku (ahlul baitku), dahinya lebar, hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan keseimbangan, sebagaimana sebelumnya dipenuhi kezaliman dan kecurangan.” (HR.Abu dawud, Ahmad, Al-Hakim)

Dalam hadist tergambar ciri fisik Al-Mahdi adalah dahi yang lebar (rambutnya tersingkap atau tipis sehingga terlihat kulitnya) dan hidung yang mancung.

Dalam kitab Iqd ad-Durar fi Akhbar al-Muntaẓar karya Imam Yusuf bin Yahya al-Maqdisi asy-Syafi‘i (ulama sunni) (w. 658 H)  hal.103-104 dijelaskan:

ـ وعن أبي وائل قال: نظر عليٌّ إلى الحسن عليهما السلام فقال:

«إن ابني هذا سيدٌ كما سماه رسولُ الله ﷺ، سيخرج من صُلبه رجلٌ باسم نبيكم، يخرج على حين غفلةٍ من الناس، وإماتةِ الحق، وإظهارِ الجور، يفرح بخروجه أهلُ السماء وسكانُها، وهو رجلٌ أجلى الجبين، أقنى الأنف، ضخمُ البطن، أزيلُ الفخذين (٣)، بفخذه الأيمن شامة، أفلجُ الثنايا (٤)، يملأ الأرض عدلًا كما مُلئت ظلمًا وجورًا (٥).»

Baca Juga:  Al-Mahdi Diutus Ketika Kezaliman (Syirik) Memenuhi Bumi

Dari Abu Wa’il, ia berkata:

Ali memandang kepada al-Hasan ‘alaihimassalam lalu berkata:

“Sesungguhnya anakku ini adalah seorang pemimpin, sebagaimana Rasulullah ﷺ telah menamainya. Dari keturunannya akan keluar seorang lelaki yang bernama serupa nama nabi kalian. Ia akan muncul di saat manusia dalam kelalaian, ketika kebenaran dimatikan dan kezaliman ditampakkan. Penduduk langit dan para penghuninya bergembira dengan keluarnya dia.

Ia adalah seorang lelaki yang dahinya lebar, hidungnya mancung, perutnya besar, pahanya ramping, pada pahanya yang kanan terdapat tanda (tahi lalat), giginya agak renggang, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan kecurangan.”

 

  وعن أمير المؤمنين علي بن أبي طالب رضي الله عنه قال:

 كثّ اللحية، أكحل العينين، براق الثنايا، في وجهه خال، أقنى، أجلى، في كتفه علامة النبي ﷺ

“Ia berjanggut lebat, matanya seperti bercelak, putih giginya, di wajahnya terdapat tahi lalat, hidungnya mancung, dahinya lebar, dan di pundaknya terdapat tanda Nabi ﷺ.”

Dalam beberapa kitab lain seperti Al isyaa li Asratisaah & Al fitan, termaktub ciri fisik yang lain Al-Mahdi yaitu:

كأَنَّ حَاجِبَيْهِ قَوْسَانِ / مَقْوَسُ الْحَاجِبَيْنِ

Baca Juga:  Tanda Munculnya Al-Mahdi; 2 Gerhana dalam 1 bulan Ramadhan dan Bintang Berekor

“Seakan-akan kedua alisnya adalah dua busur”/ “(Seseorang yang) kedua alisnya melengkung”

Fakta & Korelasi Terhadap Fisik Muhammad Qasim

 

 

  1. أجلى الجبين : Dahi yang lebar
  2. أقنى الأنف  : Hidung yang mancung
  3. ضخم البطن : perutnya gendut atau besar
  4. أزيل الفخذين : Kurus/ kecil pahanya
  5. أفلج الثنايا : Giginya renggang
  6. براق الثنايا  : Giginya putih
  7. أكحل العينين : Matanya seperti bercelak
  8. في وجهه خال: Ada tahi lalat diwajahnya
  9. حَاجِبَيْهِ قَوْسَانِ: Alisnya (melengkung) seperti Busur panah

 Dalam Kitab Al Hawi lil Fatawa karya Imam Suyuthi.

عن عبدِ الله بنِ الحارث قال:

يخرجُ المهديُّ وهو ابنُ أربعينَ سنةً،. كأنَّه رجلٌ من بني إسرائيل

“Al-Mahdi akan keluar (muncul) dalam keadaan berusia empat puluh tahun, seakan-akan ia seperti (tampilan) seorang lelaki dari Bani Israil.”

Ini sangat sesuai dengan penampilan fisik Muhammad Qasim yang selalu memakai setelan kemeja, jas dan jeans dalam keseharian maupun saat acara. Ini mematahkan pernyataan atau pandangan bahwa Al-Mahdi akan muncul bersorban agamis tampil religius layaknya ulama.

Kesimpulan: Muhammad Qasim memiliki semua ciri fisik Al-Mahdi baik dari hadist maupun atsar para sahabat. Sebagai catatan, Qasim sengaja mencukur habis jenggotnya supaya tidak ada orang yang menganggapnya mengaku-ngaku sebagai Al-Mahdi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)