Allah ﷻ Maha Pengasih dan Penyayang

Sesungguhnya Allahﷻ Maha Pengasih dan Penyayang pada semua hambaNya. Namun banyak yang tidak menyadari tentang hal itu, karena mereka belum mengetahui hikmah dalam setiap kejadian yang di berikan kepada makhlukNya adalah kebaikan. Selain itu manusia sering menganggap sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya adalah bentuk rasa tidak sayang Allahﷻ kepada hambaNya, padahal justru sebaliknya. Berikut beberapa hadits terkait.

Allah memulai setiap surah dalam Al-Qur’an dengan cinta:

“بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ”
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Fatihah:1)

Imam Ibnul Qayyim berkata:
Agama ini dibangun atas kasih sayang. Perintah Allah adalah rahmat, larangan-Nya pun rahmat agar manusia tidak binasa.”
(Madarijus Salikin)

Nabi Muhammad ﷺ adalah Rahmat yang Diberikan Allah untuk umatNya.

Allahﷻ berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ”
Kami tidak mengutusmu (wahai Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya’: 107)

Nabi ﷺ bersabda:
Sesungguhnya aku hanyalah rahmat yang dihadiahkan.”
(HR. Al-Hakim, Shahih)

Syekh Nawawi al-Bantani dalam Tafsir Marah Labid berkata:
Rahmat Nabi menjangkau manusia, jin, hewan, bahkan tumbuhan. Tidak terbatas kecuali oleh ridha Allahﷻ.

Berikut beberapa Hadits tentang Cinta dan Kasih Sayang Sesama Mukmin:

Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.”
(HR. Tirmidzi)

Sayangilah yang di bumi, maka yang di langit akan menyayangimu.
(HR. Tirmidzi)

Baca Juga:  Muhammad Qasim di Bantu Oleh Ashabul Kahfi

Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menulis:
Orang yang hatinya penuh kasih adalah pewaris sifat Ilahi. Ia akan mendapat cahaya yang tidak diberikan pada hati yang keras.

Para sahabat pun meneladani hal ini:

– Abu Darda.
Senyum adalah ladang pahala yang tak membuatmu miskin.

– Abdullah bin Al-Harits:
Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah ﷺ.

– Imam Abu Hanifah berkata:
Aku tersenyum karena ingin setiap saudaraku merasa tenang bersamaku.

Berikut dalil tentang Cinta kepada Allah Harus Dibuktikan:

– Allah berfirman:
Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku (Nabi Muhammad), niscaya Allah mencintaimu.”
(QS. Ali ‘Imran: 31)

– Dan Allah berfirman pula:
Jika orang tua, anak, harta, dan dunia lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya, maka tunggulah azab-Nya.
(QS. At-Taubah: 24)

Imam Asy-Syafi’i juga pernah berkata berkata:
Siapa yang menyebar kasih, akan disayangi; dan siapa yang menahan kasih, akan dijauhi.

Berikut dalil tentang Kasih Sayang Menjadi Jalan Selamat di Akhir Zaman:

– Rasulullah ﷺ bersabda:
Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling menyayangi.”
(HR. Muslim)

– Ibnu Sirin rahimahullah berkata:
Kasih sayang adalah tanda hidupnya hati, dan hilangnya kasih adalah tanda matinya jiwa.

Baca Juga:  Mimpi Muhammad Qasim Tentang Diki Candra

Berikut beberapa Isyarat Rahmat Allah ﷻ Akhir Zaman dalam Mimpi Muhammad Qasim:

– Di akhir zaman ini, banyak mimpi-mimpi shalih bertebaran sebagai cahaya peringatan.
Dan di antara yang mengguncang dunia adalah mimpi-mimpi Muhammad Qasim dari Pakistan,
yang membawa pesan: “Rahmat Allah akan kembali ke dunia lewat umat yang kembali kepada kasih sayang, kejujuran, dan sunnah Nabi.

Dalam banyak mimpinya, Muhammad Qasim melihat;

– umat Islam saling bermusuhan, namun Allah hanya akan menolong yang lembut hatinya,

– pasukan akhir zaman bukanlah yang paling keras, tapi yang paling taat dan penuh rahmat,

– cinta kepada Allah dan Rasul-lah yang akan menyelamatkan mereka.

Maka mimpi-mimpi itu adalah panggilan ruhani agar manusia
Kembali kepada Allahﷻ untuk mendapatkan rahmatNya. Karena yang akan menyertai Imam Mahdi bukan orang keras hati, tetapi yang hatinya di penuhi dengan cinta.

Berikut hadits tentang Cinta, Kasih, dan Cahaya:
Orang-orang penyayang akan disayangi oleh Ar-Rahman. Sayangilah yang di bumi, maka yang di langit akan menyayangimu.
(HR. Tirmidzi)

Ma’asyiral Muslimin, Jika hari ini dunia penuh kegelapan, Jangan ikuti kegelapan, namun Jadilah cahaya yang mampu menyinari sekelilingmu. Jadilah penyayang, karena Allahﷻ mencintai orang-orang yang penuh kasih.

By: Zk

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top