Tag: Islamabad

  • Kekacauan di Pakistan dalam Mimpi Muhammad Qasim Pertanda Puncak Akhir Zaman

    Kekacauan di Pakistan dalam Mimpi Muhammad Qasim Pertanda Puncak Akhir Zaman

    Atas izin Allah SWT satu persatu mimpi Muhammad Qasim terjadi.
    Mulai dari munculnya covid 19 menjadi awal keruntuhan ekonomi dunia,mundurnya Imran khan dari jabatan,terjadinya kekurangan pangan akibat perang,dan saat ini yang sedang terjadi kekacauan di Pakistan adalah puncak dari ujung akhir zaman menuju fase kiamat. https://gazadreamsqasim.com/kebenaran-mimpi-tentang-imran-khan-dan-virus-corona/

    Di kutip dari Jakarta, IDN Times – Polisi Pakistan bentrok dengan massa pendukung eks Perdana Menteri Imran Khan di luar rumahnya di kota timur Lahora pada Selasa (14/3/2023). Kerusuhan terjadi saat petugas tiba untuk memberikan surat perintah kepada Khan, agar dia memenuhi panggilan pengadilan akhir pekan ini atas tuduhan korupsi.

    Dalam bentrokan itu, polisi menembakkan gas air mata ke arah rumah saat massa melemparkan batu ke arah petugas. Bentrokan menyebabkan sekitar selusin polisi dan 35 pendukung Khan terluka.

    1. Eks PM Imran Khan dituduh jual hadiah dari negara dan sembunyikan aset
    Polisi Pakistan Bentrok dengan Warga di Depan Rumah Eks PM Imran KhanPotret eks Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan menggelar konvoi, Kamis (3/11/2022) (twitter.com/ImranKhanPTI)
    Melansir Associated Press, Khan pada Jumat (10/3/2023) diperintahkan untuk menghadap hakim di Islamabad guna menjawab tuduhan soal menjual hadiah negara secara ilegal, yang telah diterima saat ia menjabat. Dia juga dituduh menyembunyikan aset.

    Sebagai informasi, Khan digulingkan melalui mosi tidak percaya parlemen pada April lalu. Pemimpin oposisi berkali-kali mengklaim bahwa serangkaian kasus terhadapnya, termasuk tuduhan terorisme didalangi oleh penggantinya yakni Perdana Menteri Shahbaz Sharif, untuk mendiskreditkannya.

    “Kami akan menangkapnya, dan akan melakukannya atas perintah pengadilan,” kata Shahzad Bukhari, wakil inspektur jenderal polisi Islamabad sebelum bentrokan terjadi, dikutip Associated Press.

    Bukhari mendapati luka ringan akibat kerusuhan itu dan memperoleh perawatan dari petugas medis di lokasi kejadian.

    2. PTI sebut otoritas Pakistan ganggu ketertiban dan hukum
    Pemimpin tertinggi dari partai Khan Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), Shah Mahmood Qureshi, mengatakan pemerintah berusaha mengganggu ketertiban dan hukum dengan mengirim polisi ke kediaman Khan.

    “Kami siap mencari jalan tengah melalui pembicaraan dengan polisi, tapi kita harus tahu apa tujuan razia polisi hari ini,” ujarnya.

    Sementara pemimpin senior PTI lainnya, Fawad Chaudhry, mengatakan kuasa hukum Khan sedang mengajukan permintaan ke Pengadilan Tinggi Islamabad agar surat perintah terhadap Khan ditangguhkan.

    Dari dalam rumahnya, Khan mendesak para pendukungnya berjuang meski dia ditangkap oleh pemerintah.

    “Mereka mengira bangsa ini akan tertidur ketika Imran Khan dipenjara, kamu harus membuktikan bahwa mereka salah,” tulis Khan melalui akun Twitter.

    3. Pakistan larang pejabat simpan hadiah negara buntut maraknya korupsi
    Polisi Pakistan Bentrok dengan Warga di Depan Rumah Eks PM Imran KhanIlustrasi bendera Pakistan (unsplash.com/Abuzar Xheikh)
    Melansir Al Arabiya, Pakistan melarang para pejabat menyimpan hadiah berharga dari negara yang diterima saat menjabat. Hal itu sebagai upaya memberi contoh kepada publik di tengah maraknya kasus korupsi.

    Dalam larangan tersebut, disebutkan bahwa pejabat tidak diperbolehkan menyimpan hadiah negara yang nilainya melebihi 300 dolar AS (sekitar Rp4,6 juta). Itu berlaku untuk perdana menteri, presiden, dan kabinet menteri.

    Kemudian, disebutkan bahwa setiap penerima harus menyetor hadiah semacam itu ke repositori negara dalam waktu satu bulan setelah menerimanya. Otoritas menambahkan, hadiah tersebut mulai sekarang dianggap sebagai milik negara.

  • Di Jamu Makan-Makan Oleh Jama’ah Tabligh

    Di Jamu Makan-Makan Oleh Jama’ah Tabligh

    Setelah kedatangan kami rombongan Gaza sampai di Islamabad Pakistan di tanggal 10 Februari 2022, kami rombongan Gaza di jamu makan-makan oleh Jama’ah Tabligh dengan menu yang berlimpah.
    Masha Allah, begitu hangat sambutan mereka pada kami (ketua Gaza dan rombongan)

    Sambil makan-makan dan ngobrol kami menceritakan perjalanan kami dari Indonesia-Pakistan yang penuh perjuangan luar biasa.
    Bro Awais Naseer dan semua hadirin  mendengarkan cerita kami dengan penuh rasa haru dan syukur yang luar biasa, karena akhirnya  Rombongan Gaza bisa sampai di tempat tujuan dengan selamat.

    Alhamdulillah.

  • Rombongan GAZA Tiba Di Pakistan, Disambut Sahabat Muhammad Qasim dan Aktivis Jama’ah Tabligh Pakistan

    Rombongan GAZA Tiba Di Pakistan, Disambut Sahabat Muhammad Qasim dan Aktivis Jama’ah Tabligh Pakistan

    Alhamdulillah, pada hari kamis tepatnya tanggal 10 Februari 2022, Ketua GAZA Diki Candra beserta rombongan tiba di kota Islamabad, Pakistan.

    Kedatangan rombongan Tim GAZA di Pakistan langsung disambut oleh sahabat dekat Sayyid Muhammad Qasim yakni Awais Naseer, beserta 3 orang lainnya. Selain itu, rombongan pun mendapatkan sambutan dari beberapa rekan dari Maulana Abas (Ustadz Kiki) yang berasal dari Jamaah Tabligh.

    Dalam perjalanan yang penuh tantangan dan rintangan serta penuh dengan perjuangan ini. Alhamdulillah akhirnya rombongan tiba juga di Pakistan dengan selamat.

     

    Ustadz kiki (Maulana Abas), sedang memperkenalkan kepada para aktivis Jamaah Tabligh di Pakistan, tentang GAZA menggunakan bahasa urdu :

     

    Kang Diki menuturkan kepada gazadreamsqasim.com bahwa perjalanan ini merupakan perjalanan yang mengesankan. Mengingat ini adalah kali kedua Tim GAZA menyambangi Pakistan untuk kembali bertemu dengan Sayyid Muhammad Qasim. Bedanya untuk kunjungan pertama, Tim GAZA memiliki tujuan untuk bertabayyun dan mencari tahu tentang sosok Sayyid Muhammad Qasim. Sedangkan pada kunjungan yang kedua ini, Tim GAZA membawa misi yang cukup besar, yakni menyiapkan segala sesuatu untuk menghadapi peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sebagaimana yang Allah SWT gambarkan dalam mimpi Sayyid Qasim.

    “Sungguh perjalanan kali ini sangat luar biasa dan membawa kesan tersendiri bagi kami Rombongan GAZA.” tulis Kang Diki melalui pesan singkat What’sApp.

    Perjalanan ini seperti sabda Rasulullullah ﷺ :

    “Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

     

Enjoy this blog? Please spread the word :)