ilst mimpi benar

Serial Bedah Buku Mimpi yang Benar part 1

Banyak perdebatan tentang mimpi yang benar namun perlu di ketahui bahwa mimpi yang benar itu memang ada dan sudah terbukti. Ribuan tahun yang lalu, sebelum kemarau panjang yang berpotensi membunuh penduduk Mesir dan sekitarnya datang, Allah ï·» memberikan raja Mesir mimpi yang benar dan mengirimkan Nabi Yusuf a.s (yang diajarkan-Nya takwil mimpi dan mengurus perbendaharaan) agar rakyat Mesir dapat bersiap – siap dan selamat melalui kemarau panjang itu.

Setelah diberi tempat yang kokoh di sisi raja, Nabi Yusuf a.s pun mulai bekerja dan mengumumkan pada rakyat, “Hai rakyat mesir, akan datang kepada kalian tujuh tahun masa subur disusul tujuh tahun masa kemarau! Makanlah hanya sedikit dari gandum pada masa subur dan simpan selebihnya untuk masa kemarau! Harap diingat bahwa tidak akan ada tanaman yang dapat tumbuh pada masa kering dan hanya mereka yang menyimpan gandumnya yang akan memiliki cukup gandum pada masa itu.”

Baca Juga:  LIVE KAJIAN TEMATIK BA'DA SUBUH JAM 5, SETIAP HARI DI TIKTOK

Rakyat Mesir tentu terkejut mendengar kabar seorang Ibrani yang mengaku diutus oleh Pencipta Alam Semesta tiba – tiba menjadi orang terdekat raja dan memperingatkan mereka tentang kemarau hebat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Maka mereka bertanya – tanya, bagaimana mereka harus bersikap menghadapi semua itu? Haruskah mereka percaya semua yang orang asing itu katakan? Haruskan mereka ikut menyimpan gandum untuk masa kering sesuai arahan bendahara Mesir baru itu atau menikmati hasil penen mereka seperti biasa?

Setelah memikirkan dan mempertimbangkan segalanya, akhirnya para penyembah berhala itu memilih ikut menyimpan gandum. Hal itu bukan karena mereka percaya pada seruan Nabi Yusuf a.s tapi karena mereka tahu satu hal. Resiko ikut menyimpan gandum tapi kemarau tidak pernah datang bukan apa – apa jika dibandingkan dengan resiko tidak menyimpan gandum tapi ternyata kemarau benar – benar datang.

Baca Juga:  Serial Bedah Buku Mimpi yang Benar di Akhir Zaman

Dan mereka yang ikut menyimpan gandum (baik yang telah beriman sejak awal maupun yang belum) akhirnya selamat melalui masa – masa sulit itu.

Dan kisah mereka dapat pula kita ambil pelajaran bahwa Allah ï·» tidak pernah menyia-nyiakan perbuatan baik seseorang. Karena itu, perhatikanlah!

Bersambung part 2 ….

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top