Mubasyirat sebagai Manifestasi Rahmat Allah: Struktur Ilmiah Ru’yah dalam Al-Qur’an

Mubasyirat—mimpi benar atau ru’yah shadiqah—merupakan salah satu bentuk manifestasi rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Al-Qur’an sendiri menempatkan ru’yah sebagai salah satu media pemberitahuan gaib yang Allah berikan, baik kepada para nabi maupun kepada manusia biasa, sebagai petunjuk, peringatan, dan kabar gembira. 1. Ru’yah Nabi Yusuf: Ilmu Gaib yang Dibenarkan Al-Qur’an Dalil paling jelas…

Read Full News

Wangsit Jayabaya dan Wangsit Siliwangi : Kajian Eskatologis Majelis GAZA

Bismillahirrahmanirrahim WANGSIT JAYABAYA: “MENUNJUK KEBERADAAN SATRIO PININGIT. WANGSIT SILIWANGI: “MENGUNGKAP APA YANG SEDANG DILAKUKAN SATRIO PININGIT DI TEMPAT ITU” Dari buku / tulisan yang sedang disusun Mas Setiawan -Salah satu Anggota GAZA-, dijelaskan, dengan beberapa bukti/ argumentasi, bahwa wangsit itu ternyata bersumber dari petunjuk ilahi (ilham/ mimpi), maka penafsiran wangsit2 itu harus disusun ulang dengan…

Read Full News

Tafsir Mimpi Kiamat Menurut Islam: Arti dan Makna yang Perlu Diketahui

Di tengah krisis global yang semakin mengancam, seperti konflik di Gaza, perubahan iklim yang ekstrem, dan penurunan nilai moral dalam masyarakat, mimpi kiamat menjadi topik yang semakin relevan. Bagi umat Islam, mimpi tentang hari akhir bukan hanya sekadar bunga tidur, tetapi bisa menjadi pesan spiritual dari Allah SWT. Dalam konteks ini, tafsir mimpi kiamat menurut…

Read Full News

Tanda-Tanda Kiamat: Apa Saja yang Dikatakan oleh Para Ahli dan Agama?

Diutusnya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah tanda pertama bahwa Umat Islam adalah umat akhir zaman. Dari Sahal ibn Sa’ad r.a, “Aku melihat Rasulullah saw. mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari Tengah yang dirapatkan, seraya berkata, ‘Aku diutus sedangkan jarak antaraku dan kiamat seperti dua jari ini.’” (H.R. Bukhari) Saat ini kita berada di 1447 H, lebih…

Read Full News
al mahdi

Al Mahdi dalam agama islam

Arti Kata Al-Mahdi Adalah “Yang Diberi Petunjuk” Secara etimologi, kata “Al-Mahdi” (المهدي) berasal dari akar kata Arab hdy (ه-د-ي), yang bermakna “petunjuk ilahi”. Bentuk pasifnya berarti “orang yang dibimbing” atau “yang diberi petunjuk yang benar”. Gelar ini diberikan kepada sosok pemimpin akhir zaman karena ia akan dibimbing langsung oleh Allah SWT untuk menegakkan keadilan dan kebenaran di muka…

Read Full News