Saat ini dunia semakin bergerak pesat. Perubahan zaman semakin cepat, begitu pula dengan tekhnologi yang semakin mendominasi kehidupan manusia.
Ditengah ke khawatiran tanda tanda akhir zaman ini, teknologi modern semakin membuka peluang besar bagi fitnah terbesar dalam sejarah. Artikel kali ini adalah membahas tentang Jejak Dajjal di Era Digital, Fenomena Akhir Zaman Berbasis Teknologi
Semua orang merasakan dunia sekarang ini di warnai dengan kecanggihan teknologi modern. Di sisi lain keadaan di paksa harus menerima kecerdasan buatan, pengawasan biometrik, kemunculan AI dan lain sebagainya. Dengan teknologi modern tersebut menawarkan kehidupan manusia semakin dipermudah untuk membantu kebutuhan dalam berbagai aspek.
Bagi sebagian orang tidak menyadari bahwa sesungguhnya disinilah dalam narasi keagamaan peran Dajjal membawa fitnah besar dengan tipu daya dan keajaiban yang mengelabui banyak manusia. Lebih fatalnya lagi, lebih banyak orang yang cenderung menikmati fasilitas tersebut tanpa perhitungan sisi negatifnya.
Perkembangan tekhnologi lain misalnya penggunaan deepfake, dimana mampu menciptakan ilusi visual yang nyaris sempurna, dinilai mirip dengan kemampuan Dajjal dalam menipu mata manusia
Sungguh fasilitas yang disuguhkan Dajjal penuh manipulasi yang terselubung. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa tawaran tersebut hanyalah ilusi, sebuah tipuan berupa ranjau yang menjerumuskan manusia kedalam penderitaan.
Suatu saat sihir Dajjal mampu membuat seseorang melihat surga padahal itu neraka. Salah satu contoh saat ini manusia dapat melihat dengan menggunakan kacamata visual, seolah bisa masuk ke dunia buatan tersebut dan lupa dengan kenyataannya.
Tekhnologi lainnya seperti mata Dajjal, contohnya cctv. Dengan simbol mata yang terus mengawasi manusia baik melalui kamera cctv, pelacak digital hingga algoritma media sosial. Alat tersebut terus bertugas sebagai pengawas gerak gerik manusia.
Di lihat dari sisi keagamaan, teknologi seperti ini menciptakan pengawasan tidak terlihat yang menyerupai narasi pengendalian massal oleh Dajjal.
Namun di sisi lain tekhnologi tersebut seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Manusia harus pandai menempatkan penggunaannya. Jika di gunakan dalam kebaikan bisa bermanfaat buat manusia. Namun jika disalahgunakan untuk sebuah kepentingan, akan berefek menyesatkan manusia tersebut yang bisa membawa dirinya masuk ranjau Dajjal.
Contoh lain adalah penggunaan chip digital dalam tubuh yang rencananya akan di gunakan sebagai pengganti smartphone tanpa harus repot memegangnya. Perkembangan AI yang dapat meniru suara manusia. Terdapat banyak efek negatif yang di timbulkan jika kecanggihan teknologi tersebut berada di tangan orang jahat. Dengan semua ini apakah sistem sedang menggiring kita mempercepat skenario akhir zaman?
Berikut beberapa cara menciptakan nilai-nilai spiritual terhadap perkembangan tekhnologi modern yang saat ini sudah dipengaruhi sistem Dajjal.
1. Menambah keimanan kepada Allahï·» . jangan menjadikan teknologi sebagai Tuhan, yang bisa mengelabui manusia dengan terhadap kehebatannya sebagai pembanding kekuasaan Allahï·». Karena sesungguhnya hanya Allahï·» yang paling hebat.
2. Zuhud, tidak mencintai dunia secara berlebihan, tidak mengistimewakan sebuah tekhnologi yang dapat menjerumuskan seseorang menjauh dari akhirat.
3. Menjaga pandangan dan pendengaran.(enghindari distraksi) Jauhi konten konten yang merusak keimanan. Seperti pornografi, musik keras, kekerasan yang banyak ditampilan media digital.
4. Kesederhanaan dalam gaya hidup. digital. Memakai digital tidak. berlebihan sesuai manfaatnya.
5. Meningkatkan ibadah dan dzikir.
6. Berjamaah dengan orang-orang saleh.
7. Berdoa agar terhindar dari fitnah Dajjal.
Di harapkan umat Islam bisa membangun kesadaran diri dan spiritualnya dengan seimbang, agar bisa selamat dari fitnah Dajjal serta meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.
By: Nina




