Definisi Terlihat Kalah Padahal Jadi Pemenang Karena Berdiri di Atas Kebenaran

Pembahasan kali Ini adalah mengurangi Definisi Terlihat Kalah Padahal Jadi Pemenang Karena Berdiri di Atas Kebenaran. Inilah yang sedang terjadi pada Majelis Gaza saat ini.

Saat ini Majelis Gaza sedang di serang bertubi-tubi dengan berbagai gempuran fitnah untuk melemahkan. Serangan datang dari berbagai sisi dan arah untuk dengan tujuan melemahkan dan memecah belah kelompoknya. Baik serangan internal maupun eksternal di rasakan sangat konstan tanpa henti.

Sebagaimana di ketahui, setiap kebenaran pasti ada yang menentang dan memusuhi. Serangan tersebut adalah bagian dari ujian yang harus di jalani untuk menempa kemurnian jiwa-jiwa yang akan di jadikan pasukan pilihan Allahﷻ, demi tegaknya kembali keadilan di muka bumi sesuai fitrahnya, berdasar pada hukum agama yang berdiri di atas kebenaran.

Setiap kemenangan harus melalui proses. Di mana proses yang di lalui tidak mudah. Orang-orang pilihan yang di percaya Allahﷻ sebagai pembuka jalan atau perintis adalah kelompok pengikut Majelis Gaza, yang di tunjuk sebagai kelompok terdepan yang akan di sandingkan dengan tokoh utama pilihan Allahﷻ, seorang Al Mahdi (Muhammad Qasim).

Terpaan fitnahan terus di arahkan pada pengikutnya, terutama ketua Majelis Gaza, dengan cara memecah belah agar anggotanya pergi meninggalkan Majelis tersebut.

Namun fakta yang ada kelompok unggulan tersebut sampai saat ini masih berdiri kokoh dan terus melangkah mencapai tujuan utama, hingga di pembaiatan Al Mahdi terwujud.

Baca Juga:  Diki Candra Kecewa, Sulitnya Penyebaran Mimpi Penyebab Utama karena Muhammad Qasim Sendiri

Meski terlihat seolah kalah di mata orang-orang yang sedang terpenjara sihir dajjal, karena di anggap jauh dari tokoh utama calon Imam Mahdi (Muhammad Qasim), pada hakekatnya justru Majelis Gaza adalah pemenangnya karena berdiri di atas kebenaran, melangkah sesuai Al Qur’an dan hadits.

Majelis Gaza yang dulu hanya satu kelompok kini sudah terpecah jadi beberapa golongan. Tanpa sadar orang-orang yang keluar dan membentuk kelompok baru itulah yang sebenarnya terkena fitnah dajjal.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu setelah terbentuknya Majelis Gaza, fitnah yang sama selalu terjadi berulang dengan pola yang sama. Bagi orang yang masih terbebas dari sihir dajjal masih bisa berfikir dengan kesadaran, bahwa orang-orang yang keluar tersebut selalu melakukan tindakan berdasarkan hawa nafsu, dan langkahnya melenceng dari Al Qur’an dan hadits. Inilah ciri utama orang-orang yang terkena sihir dan menjadi penyerang Majelis Gaza.

Jika peka, sebenarnya kejadian tersebut adalah bagian dari ujian yang harus di lalui agar masuk seleksi sebagai orang-orang pilihan.

Yaitu menguji orang-orang yang benar-benar tulus ikhlas dari hati untuk ikut memperjuangkan agama Allahﷻ, dalam arti ikhlas dengan taqdir apapun yang di jalani tanpa ada komplen pada aturan yang berlaku di tanah uzlah. Yaitu aturan yang di tetapkan Amir selaku ketua Majelis Gaza.

Baca Juga:  Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA Part 2.

Selain itu syarat untuk bisa masuk kedalam kelompok pilihan tersebut salah satunya harus menyingkirkan semua penyakit hati yang masih mengendap. Menghindari pikiran negatif yang muncul dari diri sendiri atau hasutan orang lain.

Dan tentunya poin penting yang harus di tegakkan adalah menjauhkan diri dari kesyirikan dan segala bentuknya, baik syirik hati maupun benda yang menyerupai makhluk bernyawa, termasuk emoji yang saat ini di nikmati oleh mayoritas orang.

Meskipun saat ini kelompok Majelis Gaza terlihat di jauhkan dari tokoh utama (Al Mahdi), sesungguhnya Majelis inilah kelak yang akan jadi kelompok unggulan yang akan di posisikan dengan Imam Mahdi. Sesungguhnya keberadaan Diki Candra dan Muhammad Qasim adalah ujian bagi umat yang mau berfikir dan mencari tahu kebenaran, siapa yang masih kokoh berdiri di jalan kebenaran dan berjalan sesuai Al Qur’an dan hadits.

Tetaplah berdoa dan melakukan amal ibadah sesuai Al Qur’an dan hadits, agar bisa menemukan dan melihat kebenaran. Sungguh, fitnah dajjal terus di sebarkan untuk mengaburkan kebenaran. Namun ingatlah, Allahﷻ adalah satu-satunya pelindung. Semoga seluruh umat Islam di selamatkan. Aamiin

Wallahu a’lam bisshowab

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top