﷽
Seri Mimpi Muhammad Qosim yang sudah Terbukti – Seri 1.
CHAT MUHAMMAD QOSIM (MQ) YANG MENCERITAKAN MIMPI TENTANG DIKI CANDRA (DC) & TIM NYA.
Percakapan Tgl. 3 Januari 2022, dengan DC :
MQ : Whats ur age?
Exact year
DC : I was born on August 11, 1964. So now it’s 57 years and 4 months.
why my brother? I’m old. lol.
MQ : Hmm.. ok. No i saw a dream yesterda. Someone come and build the house in big land
Farm and home.
And i was sitting on the roof woth him and i said who is this building.
Very nice and big home and have farms also and a good place.
DC : Masha Allah. who is sitting with you?
MQ : Around 58 years old.
I was sitting next to him, might be you and your team.
Allah knows.
TERJEMAHANNYA :
MQ: Berapa usia Anda? Tahun kelahiran yang tepat?
DC: Saya lahir pada 11 Agustus 1964.
Jadi sekarang usia saya 57 tahun dan 4 bulan. Kenapa, saudaraku? Saya sudah tua, hehe..
MQ: Hmm, baiklah.
Tidak.., saya bermimpi kemarin. Seseorang datang dan membangun sebuah rumah di atas tanah yang luas. Ada rumah dan kebun/ladang.
Saya duduk di atap bersamanya, lalu saya berkata, “Siapa orang ini yang membangun rumah ini?”. Rumahnya sangat bagus dan besar, ada kebun juga, dan tempatnya baik.
DC: Masya Allah. Siapa yang duduk bersamamu?
MQ: Sekitar 58 tahun. Saya duduk di sebelahnya. Mungkin itu kamu dan timmu. Allah Maha Mengetahui.
TAKWIL MIMPINYA.
1). Ringkasan Objek Mimpi (Manhaj Ta‘bir).
Objek-objek penting dalam mimpi ini adalah :
– Tanah yang luas.
– Rumah besar dan indah.
– Kebun / ladang.
– Duduk di atap rumah.
– Orang berusia ±58 tahun (DC).
– Bersama timnya.
– Kekaguman dan rasa baik (tempat yang baik).
Dalam ilmu ta‘bir, mimpi ditakwilkan berdasarkan simbol, bukan harfiah.
2). Takwil Setiap Simbol Menurut Ulama.
2.1. Tanah yang luas.
Dalam kitab ta‘bir (Ibnu Sirin, An-Nabulsi) :
Arti Tanah luas =
➜ Kekuasaan, amanah besar, wilayah pengaruh, atau proyek besar yang berkelanjutan, yang akan dibebankan kepada DC dan tim nya.
➜ Bisa bermakna umat, jamaah, atau ruang dakwah.
Artinya bukan sekadar harta, tapi ruang amanah.
2.2. Rumah besar dan indah.
Menurut Ibnu Sirin :
Rumah = diri, kepemimpinan, atau sistem.
Rumah besar & bagus =
➜ Kemuliaan, kestabilan, bangunan amal jangka panjang (Yang dilakukan DC dan timnya).
Jika rumah dibangun :
➜ Sedang atau akan dibangun suatu sistem, komunitas, atau institusi, atau bisa juga wilayah besar (oleh DC & timnya).
2.3. Kebun / ladang.
Dalam Al-Qur’an dan tafsir mimpi :
– Kebun = amal shaleh, regenerasi, keberlanjutan (Gerakan nyata dilapangan).
– Ladang = tempat menanam (tarbiyah), bukan panen instan (tempat Uzlah dan bisa juga berarti hal lebih luas).
Ini simbol proyek umat, bukan proyek pribadi.
4). Duduk di atap rumah.
Dalam ta‘bir :
Atap = posisi pengawasan, kepemimpinan (dua pemimpin, MQ dan DC duduk berdampingan), atau orang yang “melihat dari atas”
Duduk di atap =
➜ Keterlibatan langsung dalam perencanaan atau pengawasan.
Bukan sekadar tamu — tapi orang inti.
5). Orang berusia ±58 tahun.
Usia dalam mimpi sering bermakna:
Kematangan, bukan angka literal
Usia mendekati 60 → usia hikmah dan tanggung jawab berat
Hadits: “Umur umatku antara 60–70…” (HR. Tirmidzi).
Simbol fase akhir pengabdian, bukan awal coba-coba.
6). “Mungkin kamu dan timmu”.
Dalam kaidah ta‘bir:
Jika bukan klaim si pemimpi, tapi kesan yang muncul.
➜ tidak termasuk ghurur (kesombongan)
Maknanya :
SATU figur pusat + JAMAAH PUSAT yang bekerja nyata. Bukan individu tunggal.
7). Nuansa mimpi : baik, kagum, tidak menakutkan.
Ciri mimpi :
– Tenang
– Tidak kacau
– Tidak absurd
– Tidak menimbulkan syahwat atau ketakutan
Ini bukan mimpi dari nafsu atau setan.
3). Kesimpulan Takwil Utama.
*Makna besar mimpi ini : Isyarat akan dibangunnya suatu tempat / sistem / komunitas yang nyata, berjangka panjang, berbasis amal dan tarbiyah, dipimpin oleh sosok matang, bersama tim, untuk kebaikan banyak orang.*
– Bukan isyarat kekuasaan politik.
– Bukan klaim.
– Isyarat amanah besar dan kerja kolektif.
4). Penilaian Tingkat Mimpi (Klasifikasi).
– Ini bukan Ḥulm (dari setan).
– Bukan juga Adghāts Ahlām (campur aduk).
– Tapi ini Ru’yā Ṣāliḥah / Mubasyirāt.
✅
Penilaian mimpi ini :
– Aspek = Tinggi.
– Nilai = Tidak bertentangan dengan syariat.
Kejelasan simbol :
– Tinggi
– Kesesuaian dengan Al-Qur’an & sunnatullah.
– Aman.
– Tidak. memerintah syariat baru.
– Tidak klaim ghaib absolut.
Kategori Mimpi Ini :
Ru’yā Ṣāliḥah (mimpi baik) :
➡️ Tingkat menengah–tinggi
➡️ Bersifat isyarat penguatan, bukan perintah syariat.
5). Sikap yang Benar atas mimpi ini.
Menurut Sunnah
Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika seseorang melihat mimpi baik, hendaklah ia memuji Allah dan menceritakannya kepada orang yang ia cintai.” (HR. Bukhari).
Maka sikap yang benar :
– Disyukuri.
– Dijadikan penguat amal.
Walahu’alam
MAJELIS GAZA
29 Desember 2025.

