Penundaan Adzab dan Rahmat Allah sebelum menetapkan hari kiamat

بسم الله رحمن الرحيم
السلام عليکم ورحمتہ الله وبرکاتہ

Muhammad Qasim melihat banyak mimpi dimana itu
adalah hari terakhir sebelum kiamat (hari penghakiman)
tetapi Allahجل جلاله dengan Rahmat-Nya sering kali menundanya karena Muhammad Qasim belum menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Dalam mimpi pertama kiamat, Muhammad Qasim bercerita:

Aku sedang berbicara dengan Allahجل جلاله dan Dia berada di
atas Tahta-Nya. Allahجل جلاله berkata padaku: “Qasim,
selesaikan semua pekerjaanmu sebelum jam 6 sore setelah itu Aku akan menggelar kiamat”.

Aku berkata:
“Baik”, dan mulai berjalan pulang.

Dalam perjalanan, aku melihat seorang gadis dan ingin
menikahinya. Lalu aku mulai mengikuti gadis itu dan
benar-benar lupa bahwa Allahجل جلاله akan mendirikan kiamat
pada jam 6 sore. Gadis itu berjalan sangat cepat sekali, sehingga aku tidak bisa mengikutinya karena rintangan dan kerumunan besar juga memperlambat jalanku.

Kemudian aku kehilangan gadis itu, namun aku terus mencarinya. Ketika aku yakin bahwa aku telah kehilangan dia, aku melihat jam tanganku dan jam sudah menunjukkan pukul 8 malam. Aku sangat terkejut dan ketakutan. Aku duduk sambil memegangi kepalaku memikirkan apa yang telah terjadi padaku. Allahجل جلاله hanya memberiku satu kesempatan dan aku telah menyianyiakannya.

Tapi kemudian timbul pertanyaan dalam hatiku; “bagaimana aku masih bisa hidup sampai jam 8 malam.”

Aku berjalan kembali ke tempat dimana aku berbicara kepada Allahجل جلاله dengan penuh ketakutan. Aku bertanya kepada Allahجل جلاله dengan nada ketakutan:
“Ya Allahجل جلاله, mengapa Engkau belum menggelar kiamat?”

Baca Juga:  Kang Diki & Jama'ahnya dalam Jalur Takdir Besar Menuju Kemenangan Ruhani Walaupun Banyak Rintangan Berat

Allahجل جلاله menjawab dengan sangat lembut dengan mengatakan:
“Qasim, kamu tidak pernah memberitahuKu tentang penyelesaian pekerjaanmu makanya Aku belum menggelar kiamat”.

Setelah mendengar Rahmat Allahجل جلاله
ini, aku merasa lebih tenang. Aku berkata kepada Allahجل جلاله bagaimana aku bertemu seorang gadis dan aku telah menyia-nyiakan semua waktuku untuk
mengejarnya yang pada akhirnya aku bahkan tidak bisa
mendapatkannya.

Allahجل جلاله berkata: “Tidak masalah Qasim, Aku telah memperpanjang waktu kiamat. Kamu pasti sangat lelah, pulang dan istirahatlah. Kemudian selesaikanlah bekerjaanmu pada hari apapun yang kamu pilih dan ketika kamu selesai bekerja maka beritahu Aku agar Aku bisa menggelar kiamat “.

Aku sangat senang dan berkata kepada Allahجل جلاله dalam
hatiku bahwa: “Allahجل جلاله sangat baik padaku hari ini dan mulai sekarang, aku hanya akan mengandalkan Allahجل جلاله
saja”.

Aku pulang dan langsung tidur sesampainya di rumah. Besok paginya aku bangun pukul 7 pagi lalu mandi dan memakai pakaian baru dan mulai melakukan
pekerjaanku. Salah satu pekerjaanku adalah menghilangkan kegelapan dari dunia. Aku menyelesaikan semua pekerjaanku pada pukul 10 atau 11 pagi lalu berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan memberitahu Allah tentang penyelesaianku pada pukul 5 sore.

Untuk saat ini semuanya tenang dan damai. Aku dan semua orang menikmati diri kami sendiri dan makan dari Rahmat Allahجل جلاله.

Baca Juga:  Akan Datang Suatu Peristiwa Besar yang Meruntuhkan Kesombongan Dunia

Saat pukul 5 sore tiba, aku pergi ke tempat di mana aku
berbicara kepada Allahجل جلاله dan berkata: “Dengan bantuan-
Mu, aku telah menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepadaku”.

Kemudian Allah berkata: “Baik
Qasim, sekarang Aku akan menegakkan kiamat”.

Kemudian aku bertanya kepada Allahجل جلاله:” Apakah
Engkau tidak menggelar kiamat kemarin karena aku? Dan apakah itu berarti Engkau telah menambah masa hidup semua orang?”

Allahجل جلاله mengatakan kepadaku:
“Aku tidak hanya saya menambah umur mereka tetapi juga menambah rezeki bagi mereka.”

Dan mimpi itu berakhir disana.

Hal yang sama terjadi padaku dalam kehidupan nyata.

Pada bulan Oktober 2013, aku merasa telah menyia-nyiakan hidupku dan aku menyadari bahwa waktuku tidak akan pernah kembali.

Kemudian Allahجل جلاله memberitahuku dalam mimpi pada Desember 2013 bahwa: “Qasim, Aku punya beberapa rencana yang sangat khusus untukmu sekarang dan kamu istirahatlah dulu dan setelah itu Aku akan memberitahumu tentang apa yang harus kamu lakukan selanjutnya”.

Kemudian dalam mimpi di bulan April 2014, Allah berkata untuk pertama kalinya: “Qasim, ceritakan mimpimu ke seluruh dunia; Aku ingin semua orang tahu siapa dirimu”.

والسلام عليکم ورحمۃ الله وبرکاتہ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)