Kemunculan Muhammad Qasim adalah Salah Satu Tanda Kiamat Besar

Bismillahirrahmanirrahim

Seri Ta’bir Mimpi Umat dunia – Seri ke 007

KEMUNCULAN MUHAMMAD QASIM ADALAH SALAH 1 TANDA KIAMAT BESAR

DAFTAR ISI :
I. Ringkasan / Resume Hasil Takwil.
II. Kesimpulan Utama Hasil Takwil.
III. Hasil Takwil Persimbol Mimpinya.
IV. Hadits yang Sejalan.
V. Klasifikasi Tingkat Mimpi.
VI. Penutup Syar’i.
VII. Isi Mimpinya.

I. Ringkasan / Resume Hasil Takwil.

Mimpi ini menunjukkan sebuah pemberitahuan langsung dari Rasulullah ﷺ kepada Muhammad Qasim mengenai rangkaian empat tanda besar menjelang kiamat. Dalam mimpi tersebut, Qasim diberitahu bahwa kemunculannya merupakan tanda awal, disusul kemunculan Dajjal, turunnya Nabi ‘Isa ‘Alaihis Salam, dan kerusakan oleh Ya’juj dan Ma’juj.

Kehadiran ulama dalam mimpi menandakan pentingnya tabayyun (klarifikasi ilmiah) agar perkara besar tidak disandarkan hanya pada pengalaman pribadi, tetapi juga diperkuat oleh rujukan syar’i.

Secara keseluruhan, mimpi ini mengandung makna peneguhan tugas, peringatan global, dan isyarat percepatan fase akhir zaman.

II. Kesimpulan Utama Hasil Takwil.

1. Mimpi ini merupakan bentuk basyirah (kabar besar) yang berkaitan dengan peristiwa umat, bukan sekadar urusan pribadi.
2. Penyebutan empat tanda besar menunjukkan bahwa fase dunia telah mendekati periode ujian besar.
3. Konsultasi kepada ulama adalah simbol bahwa misi besar harus berjalan bersama ilmu.
4. Urutan tanda menandakan rangkaian takdir yang tidak terpisah, melainkan bergerak menuju satu klimaks sejarah manusia.

III. Hasil Takwil Persimbol Mimpinya.

1). Rasulullah ﷺ memanggil dengan sebutan “Anakku Qasim”

Panggilan ini adalah simbol kedekatan spiritual, bukan nasab biologis. Dalam tradisi ta’bir, dipanggil oleh Nabi menandakan kemuliaan amanah dan penjagaan ilahi.

Sejalan dengan Surat Al-Ahzab (33:6).

Maknanya adalah bahwa hubungan iman dapat melahirkan kedekatan yang sangat kuat antara Rasul dan umatnya.

2). Pemberitahuan tentang empat tanda besar kiamat

Empat tanda yang disebutkan dalam mimpi selaras dengan konsep asyraat as-sa’ah (tanda-tanda kiamat) dalam aqidah Islam.

Sejalan dengan Surat Muhammad (47:18).

Isyarat ini menunjukkan bahwa dunia bergerak menuju fase perubahan besar, dan umat perlu meningkatkan kesiapan iman.

3.) “Tanda besar pertama adalah kemunculanmu”

Dalam kaidah ta’bir, kemunculan seseorang sebelum peristiwa besar sering bermakna diutusnya pembawa peringatan atau pembaharu.

Baca Juga:  Lembah Keindahan, Jalan Terhalang & Tambang Tersembunyi

Sejalan dengan Surat Al-Anbiya (21:107).

Maknanya bukan otomatis klaim kedudukan tertentu, tetapi menunjuk pada fungsi peringatan bagi manusia.

4). Rasa terkejut Qasim

Keterkejutan melambangkan kerendahan hati dan ketidaksiapan ego untuk menerima kedudukan besar.

Sejalan dengan Surat Al-Qashash (28:86).

Ayat ini menggambarkan bahwa amanah besar sering datang tanpa diminta.

5). Berkonsultasi dengan ulama

Ini adalah simbol yang sangat kuat tentang legitimasi ilmu.

Sejalan dengan Surat An-Nahl (16:43).

Maknanya jelas: perkara besar tidak boleh berjalan tanpa rujukan kepada ahli ilmu.

6). Pengakuan “Dia ayahku dan dipanggil Abu Al-Qasim”

Secara simbolik, ini menunjukkan peneladanan langsung kepada Rasulullah ﷺ.

Sejalan dengan Surat Ali ‘Imran (3:31).

Mengikuti Rasul adalah tanda cinta kepada Allah.

7). Ulama berkata tanda pertama telah diperlihatkan Allah

Ini menandakan validasi langit, bukan sekadar persepsi pribadi.

Sejalan dengan Surat Yunus (10:64).

Bahwa kabar gembira dapat diberikan kepada orang beriman.

8). Informasi bahwa tanda berikutnya akan datang dengan cepat

Ini adalah simbol percepatan zaman.

Sejalan dengan Surat Al-Qamar (54:1).

Maknanya: ketika tanda telah mulai tampak, rangkaian berikutnya dapat terjadi berdekatan.

9). Kemunculan Dajjal

Dajjal adalah ujian terbesar bagi iman manusia.

Sejalan dengan Surat Al-Kahfi (18:102).

Isyaratnya adalah kewajiban memperkuat tauhid.

10). Turunnya Nabi ‘Isa ‘Alaihis Salam

Turunnya Nabi ‘Isa melambangkan kemenangan kebenaran atas kebatilan.

Sejalan dengan Surat An-Nisa (4:159).

11). Kehancuran oleh Ya’juj dan Ma’juj

Ini menggambarkan fase kekacauan global sebelum ketenangan akhir.

Sejalan dengan Surat Al-Anbiya (21:96).

IV. Hadits yang Sejalan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barangsiapa melihatku dalam mimpi, maka sungguh ia telah melihatku, karena setan tidak dapat menyerupaiku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menjadi dasar bahwa mimpi bertemu Rasul memiliki kedudukan tinggi dalam pengalaman ruhani seorang mukmin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda besar…” lalu beliau menyebut di antaranya Dajjal, turunnya ‘Isa bin Maryam, dan Ya’juj serta Ma’juj.
(HR. Muslim)

Ini menunjukkan bahwa isi mimpi berkaitan dengan tema yang telah dikenal dalam khazanah hadits.

V. Klasifikasi Tingkat Mimpi.

Tingkat mimpi: Tinggi. Karena melibatkan Rasulullah ﷺ dan perkara umat.

Baca Juga:  Fase Serangan (Fitnah) ke Tanah Uzlah dari Pihak Dajjal telah di Mulai di Tujukan pada Basis-basis Kebenaran (Uzlah dll)

Jenis mimpi: Mubasyirat (kabar ruhani yang membawa peringatan dan harapan).

Kategori: Berpotensi sebagai ru’ya shalihah, karena:

Tidak bertentangan dengan aqidah.

Temanya selaras dengan nash.

Mengandung peringatan, bukan sekadar sensasi.

VI. Penutup Syar’i.

Mimpi besar selalu menuntut sikap yang lebih besar, yaitu:

memperkuat tauhid,

memperdalam ilmu,

menjaga keikhlasan,

Yang terpenting bukan hanya mengetahui tanda zaman, tetapi menjadi hamba yang siap ketika tanda itu benar-benar datang.

VII. Isi Mimpinya.

*Mimpi Muhammad Qasim – 10 April 2015*

Aku (Qasim) bermimpi Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memanggilku dan beliau bersabda, “Anakku Qasim, sebelum hari kiamat empat tanda besar akan muncul.” Beliau juga bersabda kepadaku bahwa, “Tanda besar kiamat yang pertama adalah kemunculanmu, anakku Qasim.”

Aku terkejut mendengar berita ini dan melihat diriku berkonsultasi dengan seorang ulama untuk mengonfirmasi tanda pertama kiamat tersebut. Ulama itu bertanya, “Apakah kamu berhubungan dengan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam?” Aku menjawab, “Dia ayahku dan orang-orang selalu memanggilnya dengan nama Abu Al-Qasim.”

Kemudian ulama tersebut berbicara kepada orang-orang mengenai perkaraku. Ia kembali kepadaku dan berkata, “Qasim, tanda pertama telah diperlihatkan oleh Allah, dan yang lainnya akan datang dengan cepat.”

Setelah tiga atau empat minggu, aku bermimpi kembali bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tanda besar kedua akan diperlihatkan pada tahun yang akan datang, yaitu kemunculan Dajjal.” Beliau juga menegaskan bahwa dua tanda besar terakhir adalah turunnya Nabi ‘Isa ‘Alaihis Salam dan kehancuran yang dilakukan oleh Ya’juj dan Ma’juj.

Wallahu a‘lam bish-shawab

MAJELIS GAZA
(Tgl. 5 Februari 2026)

▪️Layanan Hotline setoran & penakwilan mimpi : +6287761330062
▪️Gabung ke Grup Whatsapp Majelis GAZA ;
https://linktr.ee/gaza_id
▪️ Portal Berita Harian ;
https://gazadreamsqasim.com/
▪️ Channel Youtube :
1). GAZA-TV ;
https://youtube.com/@GazaTv_id
2). PERPUSTAKAAN BERITA LANGIT ;
https://youtube.com/@PerpustakaanBeritaLangit
3). GAZA NUSANTARA ;
https://youtube.com/@Gaza_Nusantara
4). GAZA INSTITUT ;
https://youtube.com/@Gaza_Institut
5). GAZA YOUTH ; https://youtube.com/@GAZAYOUTHOFFICIAL
6). KULTUM AKHIR ZAMAN; https://youtube.com/@kultumakhirzaman
7). QASIM DREAMS ;
https://youtube.com/@sayyidqasimdreams2780.
▪️ FAN FAGE;
https://web.facebook.com/gerakanakhirzamanofficial
▪️ TIKTOK;

@gazatv_official


▪️ INSTAGRAM ;
https://www.instagram.com/gerakanakhirzaman/
▪️ TWITTER ; https://twitter.com/gazadreamsqasim
▪️ SCACK VIDEO ; https://sck.io/u/@gerakanakhirza/
▪️ Lahtube ;
https://www.lahtube.com/@gerakanakhirzaman

MAJELIS GAZA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)