Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA Part 26

Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA Part 26.

*QURAN, HADITS & KITAB ULAMA : “YANG MEMBUAT SERUAN DIBAWAH INI, BERARTI DIA ITU SETAN (KAKI TANGAN DAJJAL)”*

“Bismillahirrahmanirrahim, saya menyerukan kepada seluruh penghuni Bukit Lebah, sudah saatnya supaya kembali ke daerah asal masing-masing untuk menyerukan dan memberikan pencerahan kepada keluarga dan kaum kerabatnya, baik yang jauh maupun dekat agar menjauhkan diri dari segala perbuatan syirik, syubhat dan bid’ah. Allah SWT memberikan hidaya-Nya supaya bisa berbagi dan membuka jalan hidayah bagi saudaranya.”

》 QUR’AN, HADITS & KITAB ULAMA, MENYERUKAN WAKTUNYA UNTUK UZLAH.
》SETAN AKAN MENGAJAK SEBALIKNYA.

I. KAIDAH PENTING SEBELUM MENILAI.

Tidak semua seruan “dakwah” datang dari Allah.

Dalam Islam, kebenaran dinilai dari manhaj dan dampaknya, bukan dari niat yang diklaim.

Kaidah ushul:
“Al-ḥaqq yu‘rafu bid-dalīl lā bir-rijāl”
Kebenaran dikenal dari dalil, bukan dari orangnya.

II. ISI SERUAN DI ATAS & TITIK MASALAH SYAR‘I.

Isi pokok tulisan :
– Menyerukan keluar dari uzlah / Bukit Lebah.
– Menyuruh kembali ke masyarakat luas.
– Dalam konteks zaman fitnah besar
– Dengan klaim mencegah syirik, bid‘ah, syubhat

Masalah utama :

Seruan keluar uzlah massal ke tengah fitnah, padahal Qur’an, Sunnah, dan ulama justru memerintahkan uzlah ketika fitnah gelap dan tidak bisa dibedakan haq–batil.

III. DALIL QUR’AN: UZLAH DI ZAMAN FITNAH.

1). Ashabul Kahfi — DALIL UZLAH SAAT ZAMAN GELAP.

QS. Al-Kahfi: 16;
وَإِذِ اعْتَزَلْتُمُوهُمْ وَمَا يَعْبُدُونَ إِلَّا اللَّهَ فَأْوُوا إِلَى الْكَهْفِ يَنْشُرْ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ رَحْمَتِهِ

Baca Juga:  Di perkirakan Umur Umat Islam Tinggal 18 Tahun Lagi

“Dan apabila kamu telah menjauhkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah (syirik marata), maka berlindunglah ke dalam gua, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan rahmat-Nya kepadamu…”

Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 5, hlm. ± 137: “Ini adalah dalil bahwa meninggalkan masyarakat rusak (karena syirik & fitnah) demi menjaga agama adalah syariat umat-umat sebelum kita dan berlaku hingga akhir zaman.”

Uzlah = rahmat, bukan kemunduran.

2). Larangan Terjun Saat Fitnah Gelap.

QS. Al-An‘ām: 68:
وَإِذَا رَأَيْتَ الَّذِينَ يَخُوضُونَ فِي آيَاتِنَا فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ

“Jika engkau melihat orang-orang yang mempermainkan ayat-ayat Kami, maka berpalinglah dari mereka.”

Perintah menjauh, bukan menyatu.

IV. HADITS SAHIH: PERINTAH UZLAH SAAT FITNAH.

1). Hadits Gunung & Kambing (UZLAH TOTAL).

HR. Bukhari no. 19:
يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ خَيْرُ مَالِ الْمُسْلِمِ فِيهِ غَنَمٌ، يَتْبَعُ بِهَا شَعَفَ الْجِبَالِ وَمَوَاقِعَ الْقَطْرِ، يَفِرُّ بِدِينِهِ مِنَ الْفِتَنِ

“Akan datang suatu masa, harta terbaik seorang Muslim adalah kambing, ia mengembalakannya di puncak gunung dan lembah, melarikan agamanya dari fitnah.”

Ini hadits akhir zaman (syarah ulama).

2). Hadits: Diam & Menjauh Lebih Selamat.

HR. Abu Dawud no. 4263 (hasan sahih)
Arab:
كُنْ حِلْسَ بَيْتِكَ
“Jadilah engkau seperti alas rumahmu (diam, tidak tampil).”

Syarh An-Nawawi: “Ini berlaku ketika fitnah tidak jelas mana haq dan batil.”.

V. PENJELASAN ULAMA BESAR TENTANG UZLAH.

1). Imam An-Nawawi (Syafi‘iyah).

Syarh Shahih Muslim, Jilid 18, hlm. 10 :
فَإِذَا كَثُرَ الْفِسْقُ وَالْفِتَنُ فَالِاعْتِزَالُ أَفْضَلُ

“Jika kefasikan dan fitnah telah merajalela, maka uzlah lebih utama.”

Baca Juga:  61 Hal Seru Tentang Umar Bin Khattab, Asik Dibaca!

2). Imam Al-Ghazali.

Ihya ‘Ulumuddin, Kitab al-Uzlah, Jilid 2, hlm. ± 222.

الْعُزْلَةُ سَبَبُ السَّلَامَةِ فِي زَمَانِ الْفِتَنِ

“Uzlah adalah sebab keselamatan di zaman fitnah.”

Beliau menegaskan: “Keluar berdakwah tanpa bashirah di zaman rusak adalah pintu kehancuran diri dan orang lain.”

3). Ibnu Taimiyyah (Hanbali).

Majmu‘ Fatawa, Jilid 28, hlm. 221.

وَالْعُزْلَةُ تُشْرَعُ إِذَا فَسَدَ النَّاسُ
“Uzlah disyariatkan ketika manusia telah rusak.”

VI. DARI MANA SERUAN “KELUAR” ITU DATANG?

Kaidah Qur’an:

QS. Al-A‘raf: 200.
وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ
“Jika engkau digoda oleh setan dengan suatu dorongan…”

Ulama tafsir menjelaskan: Setan sering membungkus ajakan dengan istilah kebaikan.

QS. Al-Baqarah: 208.

وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ
“Jangan mengikuti langkah-langkah setan.”

Langkah setan tidak selalu maksiat kasar, tapi:
tergesa-gesa
keluar sebelum waktunya
meninggalkan benteng iman
menjerumuskan ke fitnah sosial.

VII. KESIMPULAN.

Berdasarkan: Qur’an, Hadits sahih, Ijma‘ ulama mu‘tabar.

Maka dapat ditegaskan secara ilmiah:

1). Seruan keluar massal dari uzlah ke tengah masyarakat di zaman fitnah gelap
BERTENTANGAN dengan manhaj Qur’an & Sunnah
dan selaras dengan pola godaan setan (kaki tangan dajjal) :

“membuka benteng sebelum waktunya.”

VIII. PENEGASAN AKHIR (AMAN DARI SYUBHAT).

– Uzlah ≠ lari dari dakwah
– Uzlah = menjaga iman sampai Allah buka jalan
– Ashabul Kahfi, para ghuraba, dan pembantu Mahdi semuanya diawali uzlah.

Walahu’alam.

MAJELIS GAZA
(Diki Candra)
26 Desember 2025.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top