﷽
Seri Mimpi Muhammad Qosim Yang Sudah Terbukti – Seri 5
》 *TERBUKTI AKURAT, MIMPI MUHAMMAD QODIM TENTANG SESEORANG YANG MENEBAR SIHIR KE GAZA*.
》 *TERUNGKAP, ADA 4 TIPE ORANG / MANTAN GAZA.*
》 *INI YANG DI MAKSUD SAUDARA MQ YANG DIPUKULI ITU.*
I. TASZKIRAH CLIP.
Hasil takwilnya, benar-benar mencerminkan faka-fakta saat ini. Jadi mimpi Muhammad Qosim ini terbukti benar terjadi.
Dalam mimpi Muhammad Qosim tersebut, ada anggota GAZA :
– Yang “memukul” = simbol perlawanan terhadap penjelasan atau peringatan.
– Yang “menyembunyikan keluarga” = menutup kebenaran.
– Yang “berbohong” = mengaburkan fakta demi stabilitas diri semu.
– Yang pasif = Tidak mengetahui apa2 atau mengetahui kebenaran, namun tidak mau bersuara/ terbuka (bisa selamat ikut dalam kapal perjuangan).
– Ashabul kahfi / ghuroba / menempuh jalan sunatullah untuk mempersiapkan diri.
II. ISI MIMPI MUHAMMAD QOSIM.
Disertakan di lampiran 1.
III. MAKNA SIMBOL UTAMA DALAM MIMPI.
1). Gedung / Mall
Dalam kitab ta’wil (Ibnu Sirin & an-Nabulsi) :
– Gedung besar → sistem, fase peradaban, ruang ujian kolektif.
Makna :
– Arena besar umat.
– Tempat bercampurnya niat, ego, kebenaran & fitnah.
– Bukan “markas satu majelis”, tapi fase pergerakan luas.
2). “Orang Indonesia dan GAZA di mana-mana”.
Ini simbol keterlibatan luas, bukan semua orang secara hakiki.
Maknanya :
– Nama “GAZA” menjadi label gerakan / narasi.
– Tidak semua yang berada di dalamnya memiliki kesadaran yang sama.
– Ada yang ikut secara ruh, ada yang ikut secara emosi / identitas.
Ini penting:
Label ≠ tingkat iman.
3). Sosok seperti Dajjal / terpengaruh sihir Dajjal.
Dalam kaidah Islam :
– Dajjal = fitnah terbesar, bukan hanya sosok, tapi sistem tipu daya.
Makna sihir Dajjal :
– Terpengaruh narasi, emosi, fanatisme, ego kolektif.
– Kehilangan kemampuan tabayyun.
– Mudah menjadikan “yang berbeda” sebagai musuh.
Ini bukan berarti mereka jadi pengikut Dajjal hakiki, tapi :
Terkena efek fitnah Dajjalian (fitnah akhir zaman).
III. APAKAH SEMUA ORANG GAZA TERSIHIR DAJJAL?
Jawaban : TIDAK !.
Dalam mimpi tersebut sangat jelas :
Yang tersihir hanya sebagian, dimana dalam mimpi itu tergambar :
a. Yang terkena sihir :
– Yang menganggap musuh / memukuli/menyakiti salah satu anggota keluarga MQ.
– Yang Kabur.
– Yang melawan dalam setiap level.
b. Yang berbohong :
– Mengatakan keluarga MQ sudah pergi, saat ditanya MQ.
– Tidak ikut memukuli.
c. Yang “menyembunyikan keluarga” = menutup kebenaran.
d. Ada yang netral :
– Tidak tahu apa-apa,
– Bahkan bersembunyi ketika Qasim datang.
Lalu GAZA YANG MANA YANG SELAMAT & TETAP BERJUANG ?
Jawabannya ada di :
a). Mimpi Muhammad Qosim lainnya :
– In shaa Allah terdapat dalam tulisan berseri : “Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA – Seri ke 1 (CHAT MUHAMMAD QOSIM KE DC LANGSUNG, MENYAMPAIKAN MIMPINYA TENTANG DC & TIM NYA)” & Seri-seri berikutnya.
– Jadi yang masih dalam barisan GAZA (Baik yang sedang membangun di tanah uzlah & maupun yang ada di Grup GAZA, ikut berjuang).
b). Banyak mimpi para helper (yang sudah dishare di grup GAZA).
Yang menyatakan berbagai pesan, misalnya :
– Kapalnya DC yang terus melaju, yang lain tidak bergerak.
– Dan puluhan mimpi lainnya, yang semuanya saling menguatkan.
2). Apakah yang memukuli Qasim adalah anggota GAZA yang tersihir?.
YA,
Secara simbolik, Mereka adalah orang yang :
– Kehilangan adab terhadap kebenaran.
– Mendahulukan emosi di atas ilmu.
– Menganggap peringatan sebagai ancaman.
Tetapi :
– Bukan berarti mereka sadar berkhianat.
– Bukan berarti mereka jahat secara niat.
– Namun mereka tidak sadar, salah dihadapan Allah, karena penyakit hati.
Dalam Al-Qur’an:
“Mereka menyangka berbuat baik, padahal merusak.”
(QS. Al-Kahfi: 104).
3). Apakah yang tersihir itu orang-orang yang sudah keluar dari Majelis GAZA?
Ta’wilnya :
“Tersihir” = sikap batin, bukan status keanggotaan.
Bisa :
– Masih di dalam majelis GAZA → tapi lalai.
– Sudah keluar → tapi membawa luka ego .
– Di luar → tapi ikut emosi konflik.
Namun :
– Keluar majelis ≠ tersihir.
– Bertahan di majelis ≠ otomatis selamat.
4). Apakah yang tersihir adalah yang tidak menjalankan / mengabaikan peringatan mimpi Qasim sendiri ?
Ini bagian paling kuat dari ta’wil mimpi ini.
Maknanya :
Mereka menolak peringatan bukan karena kufur, tapi :
– Merasa paling benar.
– Tidak siap diuji.
– Takut kehilangan posisi/narasi.
“Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf: 146 – makna lalai, bukan kafir).
Jadi mereka yang dalam mimpi Muhammad Qosim ini adalah :
– Yang “memukul” = simbol perlawanan terhadap peringatan atau kebenaran.
– Yang “menyembunyikan keluarga” = menutup kebenaran.
– Yang “berbohong” = mengaburkan fakta demi stabilitas semu.
V. KESIMPULAN.
Tidak semua GAZA tersihir :
– Sebagian terpengaruh fitnah (emosi, fanatisme, ego).
– Soal sikap terhadap peringatan dan kebenaran = Bukan vonis sesat.
Ini mimpi peringatan keras agar gerakan tidak berubah jadi fitnah.
VI. NASIHAT PENUTUP (MANHAJIYAH).
Jika mimpi ini dipaksakan menjadi :
– alat tuduhan → jatuh ke fitnah.
– legitimasi konflik → mendekati cara Dajjal.
– klaim superior → bertentangan dengan ruh Ashabul Kahfi.
Tetapi jika dijadikan :
– cermin muhasabah
– peringatan adab berjamaah
– penjaga dari kultus & fanatisme.
Maka mimpi ini adalah rahmat.
MAJELIS GAZA
(Diki Candra)
1 Januari 2026
———————–
LAMPIRAN 1 :
Mimpi Muhammad Qasim Pada 04 Juli 2022.
Saya (Qasim) bermimpi melihat ada gedung atau mall dan gedung ini ada orang Indonesia dan GAZA dimana-mana.
Kemudian seseorang seperti Dajjal, atau seseorang yang sepenuhnya terpengaruh oleh sihir Dajjal datang dan meninggalkan sihir pada orang-orang GAZA.
Ketika dia melemparkan sihir ini pada orang-orang GAZA, mereka mulai menganggap saya sebagai musuh mereka, dan kerabat keluarga saya sebagai musuh mereka.
Saya melihat bahwa saya bersama beberapa kerabat Keluarga, dan saya hadir di gedung ini. Dan saya melihat beberapa anggota GAZA, *mereka mulai memukuli/menyakiti (1)* salah satu anggota keluarga saya.
Lalu saya mengatakan “apa yang salah dengan orang-orang ini? dan mengapa anggota keluarga saya yang terluka? tidakkah mereka tahu bahwa orang ini terkait dengan saya?”
Saya memberi tahu anggota keluarga saya yang lain yang masih bersama saya untuk pergi ke mall ke tempat yang aman dan saya akan kembali. dan saya memutuskan untuk melawan orang-orang yang memukuli anggota keluarga saya.
Ketika saya sampai di sana, saya melihat ada sekitar 2 atau 3 orang anggota GAZA yang memukul/menyakiti anggota keluarga saya.
Saya marah pada mereka dan saya memberi tahu mereka, “apakah Anda tidak tahu bahwa orang ini adalah keluarga saya?”
Orang-orang GAZA kemudian kabur dari tempat itu dan saya menyuruh anggota keluarga saya untuk pulang.
Setelah ini, saya kemudian kembali untuk mengumpulkan anggota keluarga saya yang lain yang ada di mall, tetapi saya tidak dapat menemukannya, dan saya kemudian mendengar bahwa *anggota GAZA telah mengambilnya dan menyembunyikannya (2).*
Saya pergi mencari orang-orang GAZA, dan saya naik level di Mall, dan anggota GAZA mulai melawan saya. Di setiap level saya melihat anggota GAzA yang berbeda melawan saya. ketika saya memerangi orang-orang ini saya katakan kepada Allah, bahwa ya Allah, bagaimana saya akan melawan mereka semua, ada terlalu banyak dari mereka dan saya hanya satu. Kemudian Allah memberi saya kekuatan untuk melanjutkan dan melawan mereka.
Setelah melakukan perjalanan beberapa tingkat, saya mencapai tempat di mana ada kamar. saya merasa bahwa anggota keluarga saya disembunyikan di salah satu kamar ini.
Saya mendekati ruangan ini dan mencoba melihat melalui jendela untuk mencoba melihat orang di ruangan ini.
Saya melihat seseorang dengan rambut panjang, menghadap jauh dari saya. saya curiga ini bukan anggota keluarga saya dan saya menyuruh orang itu untuk berbalik, dan ketika dia berbalik dia terlihat memiliki janggut.
Kemudian saya menjelaskan sesuatu kepada orang ini dan bertanya di mana anggota keluarga saya disembunyikan oleh GAZA. dia memberitahuku bahwa *dia bahkan tidak tahu apa-apa yang dilakukan GAZA dan mereka bahkan bersembunyi dariku (3)*.
Kemudian orang ini membantu saya dan kami mencoba mencari kerabat keluarga saya.
Saya bertemu anggota GAZA lainnya pada saat ini dan mereka mengatakan bahwa anggota keluarga saya telah meninggalkan gedung. Saya berkata pada diri sendiri, bahwa tidak mungkin dan *orang ini berbohong (4)*, jadi saya terus mencari anggota keluarga saya.
Saya kemudian datang ke tempat lain dengan kamar di mana saya merasa bahwa anggota keluarga saya ada di sana dan kemudian saya merasa santai bahwa anggota keluarga saya aman.
Mimpi Berakhir.
(MAJELIS GAZA)




