Tim Majelis Gaza Bekerja 24 Jam Mempersiapkan Undangan

Sejak 2 hari yang lalu, Tim Majelis Gaza Bekerja 24 Jam Mempersiapkan Undangan. Sejak pagi sampai larut malam terus bekerja, demi terkejar nya waktu pengiriman undangan acara yang rencananya akan di gelar tanggal 10 Desember mendatang. Bahkan beberapa hari ke depan, tim terus di kerahkan menyebar undangan yang di targetkan minimal 3000 undangan bisa terkirim sampai awal minggu ke 2 bulan November ini.

Target 3000 tersebut diluar surat yang di kirim via email. Target via email di targetkan kurang lebih 1 juta yang harus terkirim. Ada tim lainnya yang bertugas melakukan share undangan via email ke betbagai pihak.

Sebagaimana yang telah di beritakan sebelum nya, majelis Gaza akan menggelar acara kajian akbar tentang masa depan Indonesia dan dunia di masa yang akan datang. Kajian blueprint dan Roadmap Indonesia bahkan dunia tersebut merupakan kisi-kisi peta petunjuk harus seperti apa pemerintah menghadapinya sesuai petunjuk mimpi benar atau yang lebih di kenal dalam Islam dengan istilah mubasyirat.

Berikut kutipan berita dari parahyangan-post.com- Seperti apa peta jalan atau roadmap Indonesia dan dunia pada tahun 2026-2029 mendatang. Kalau hanya melihat dari kaca mata politik atau kajian pakar, tentu sifatnya asumsi, praduga dan analis. Bukan blueprint yang bisa dipertanggungjawabkan seratus persen kebenarannya. Namanya juga kajian, pasti ada kemungkinan meleset atau bahkan bertolak belakang sama sekali.

Baca Juga:  9 Langkah Majelis Gaza ini Demi Mewujudkan Kemenangan Islam Kembali Tegak di Muka Bumi

Terus bagaimana cara melihatnya agar lebih terang dan valid. Ketua Majelis Gerakan Akhir Zaman (GAZA) Drs. Diki Candra Purnama MM., menawarkan pandangan berbeda, yakni berdasarkan informasi dari langit atau mimpi yang benar (mubasyirat).

Menurutnya, Indonesia berada di persimpangan sejarah besar. Tanda-tanda bencana alam, gejolak sosial, perubahan politik, hingga rivalitas geopolitik global semakin nyata. Di saat yang sama, muncul berbagai mubasyirat (mimpi benar dari Allah atau informasi dari langit atau intelijen langit) yang memberikan petunjuk arah bagi bangsa ini, termasuk tentang posisi Indonesia di akhir zaman.

“Mubasyirat yang kami kumpulkan sudah banyak terbukti terjadi. Ini bukanlah khayalan, melainkan bagian dari “sisa wahyu” sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih. Banyak peristiwa besar umat Islam di masa lalu lahir dari petunjuk ru’ya sadiqah. Karena itu, mengabaikannya sama dengan menutup pintu hikmah yang Allah berikan,” ujar Diki.
Melihat perkembangan itu, lanjut Diki.

Majelis GAZA merasa perlu untuk menyampaikan hasil kajian Blueprint & Roadmap Indonesia 2026–2029 kepada masyarakat, yang bersumber dari ribuan mubasyirat (mimpi benar dari Allah atau berita dari langit), yang telah di kumpulkan.

Baca Juga:  Perpustakaan Eskatologi Majelis GAZA Part 6.

”Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat. Ini loh ada blueprint dari langit, apa yang bakal terjadi dalam rentang waktu itu. Dengan mengetahui blueprint ini masyarakat bisa mengambil kebijakan atau keputusan. Bukan saja di bidang politik tetapi juga di bidang bisnis (usaha/ekonomi),” tambah Diki.
Penyampaian hasil kajian langit itu akan digelar dalam bentuk ”Seminar Nasional” yang akan digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu 10 Desember 2025.

Selain Diki (Ketua Majelis Gaza) juga akan menyampaikan paparan (informasi), tokoh-tokoh yang memang pakar di bidangnya. Diantaranya mantan Kepala BIN AM Hendropriyono, Prof. Dr. Nandan L. Kresna, M.M., dan sejumlah tokoh lain.
“Karena dalam seminar itu kita tidak hanya menyampaikan infomasi yang bersumber dari langit (mubasyirat) tetapi juga kajian intelijen oleh pakar yang tahu betul permasalahannya,” tutup Diki.

Diki berharap masyarakat bisa hadir mendengarkan langsung mubasyirat yang dikumpulkan Majelis GAZA agar dapat memprediksi dan mengantisipasi situasi yang bakal terjadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Scroll to Top